Hati-hati, Limbah Puntung Rokok Dapat Hasilkan Mikro Plastik
Puntung Rokok

Puntung rokok menyebabkan limbah mikro plastik bertambah. (Ilustrasi: Pexels.com)

Satukanal.com, Nasional– Limbah puntung rokok sulit terdegradasi secara alami. Bahaya jika mengalami kebocoran, hal ini akan berdampak ke lingkungan dan menghasilkan mikro plastik yang berpotensi masuk ke tubuh manusia.

“Limbah rokok yang mencemari lingkungan itu tidak dapat didaur ulang dan bahkan sulit terdegradasi di alam. Mungkin 30 tahun terurai menjadi (partikel) kecil tapi ternyata tidak bisa dilihat kasat mata,” kata Eka Chlara, Ecological Oberservation and Wetlands Conservation (ECOTON), dilansir dari Suara.com.

Merujuk pada penelitian Spanyol pada 2021, Ia menjelaskan bahwa satu filter rokok dapat menghasilkan sekitar 15.600 helai fiber. Sebagian limbah rokok tidak tertangani dan bocor ke lingkungan yang dapat menyebabkan satu puntung rokok melepas 100 partikel mikro fiber.

Baca Juga :  Kenali Physical Touch, Bagian dari Love Language yang Berbeda Dengan Clingy

Selain itu, elemen degradasi mikro plastik dapat dihasilkan dari bagian lain produk rokok termasuk kertas dan plastik kemasan yang mencemari lingkungan.

Tidak hanya lewat lingkungan, mikro plastik juga dapat masuk ke dalam tubuh manusia secara langsung. Dalam kasus rokok, mikro plastik yang berasal dari rokok dapat masuk ke tubuh lewat saluran pernapasan dan mengendap di alveolus paru-paru.

Mikro plastik dari rokok juga masuk lewat saluran pencernaan yang berawal dari kerongkongan.

“Tujuh puluh lima persen sampah atau puntung rokok itu tidak terkelola dengan baik atau tercecer di lingkungan ini yang bisa membuat dampak yang terjadi cukup serius di lingkungan,” tuturnya.

Secara fisik, limbah puntung rokok dapat menyumbat saluran drainase atau pipa industri. Ketika masuk dalam perairan, puntung yang terdegradasi itu menghasilkan mikro plastik yang termakan oleh biota perairan seperti ikan dan kerang yang biaSanya dikonsumsi oleh manusia.

Baca Juga :  5 Kandungan Skincare untuk Cerahkan Wajah, Wajib Dicoba!

Tidak hanya mengganggu rantai makanan, siklus hidrologi air juga terpengaruh ketika terdapat mikro plastik dan menguap yang akan berikatan dengan molekul air.

Chlara mengatakan bahwa sempat dilaporkan oleh Greenpeace ketika sumber air diuji terbukti mengandung mikro plastik di dalamnya.

“Ini menandakan ketika sumber air sudah terkontaminasi berarti ada yang bermasalah, karena sumber air biasanya jauh dari aktivitas manusia, industri. Berarti kembali lagi siklus hidrologi dipengaruhi pencemaran, termasuk mikro plastik yang berawal salah satunya dari puntung rokok,” jelas Chlara. (aini/adinda)