Larangan Mudik Dimulai, Bupati Kediri Sebut Angka Covid-19 Naik Dua Persen | SATUKANAL.COM
May 27, 2022
Larangan Mudik Dimulai, Bupati Kediri Sebut Angka Covid-19 Naik Dua Persen

Anis Firmansah

Satukanal.com, KediriBupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, menyatakan angka Covid-19 mengalami peningkatan di Kabupaten Kediri.

Terhitung sejak 4 hari terakhir menjelang mudik lebaran 2021. Peningkatan juga disebutkan, seiring dengan penyebaran jumlah angka Covid-19 tingkat Jawa Timur, sebanyak 2 persen.

“Karena saya amati, trend per 4 hari terakhir di Kabupaten Kediri. Terus diiringi ada kenaikan tren Jatim (Jawa Timur) sebanyak 2 persen,” ungkap Bupati Kediri, yang akrab disapa Mas Dhito, kepada Satukanal.com, Rabu (5/5/2021) malam.

Baca Juga :  Madumongso Khas Kediri, Produksi hingga 2,5 Ton saat Ramadan dan Lebaran

Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kediri, menyebutkan terjadi pertambahan angka terkonfirmasi sejumlah 10 orang perhari Rabu (5/5). Hal ini menjadi penambahan signifikan, dibandingkan sejak 4 hari sebelumnya.

Mas Dhito, juga mengatakan pada tanggal 5 Mei 2021, menjadi hari terakhir masyarakat melakukan upaya mudik. Dimana kebijakan pemerintah pusat, menetapkan penyekatan larangan mudik per tanggal 6 Mei, hingga 17 Mei 2021.

“Hari ini tanggal 5 Mei 2021. Hari terakhir orang berbondong-bondong mudik. Saya menghimbau kalau ada yang masuk ke kabupaten Kediri, maka mohon maaf. Mau tidak mau, kita kembalikan,” jelasnya.

Baca Juga :  Sempat Melawan, Polisi Akhirnya Tangkap Pelaku Pembunuhan Wanita di Hotel Kediri

Dia juga menegaskan, akan dilakukan karantina kepada para pemudik yang sudah terlanjur masuk wilayah desa. Lebih lanjut, pihaknya akan melakukan sidak lokasi, apabila terjadi penambahan signifikan untuk beberapa hari kedepan.

“Jangan sampai besok pas begitu rilis (penyekatan) naik. Kalau naik, saya akan monitor ke seluruh penyekatan-penyekatan dan tempat pelarangan mudik di kabupaten Kediri,” pungkasnya. (Adv)