KUA-PPAS APBD Kota Malang Tahun 2023 Telah Disetujui, Anggaran Rp 129 Miliar Digelontorkan Untuk Program UHC | SATUKANAL.COM
Kota Malang

Caption: Penandatanganan Rancangan KUA-PPAS APBD Kota Malang tahun 2023, Kamis (4/8/2022). Doc: Lutfia/Satukanal.com

Satukanal.com, Kota Malang – Rapat paripurna DPRD Kota Malang tentang pembahasan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD tahun anggaran 2023 telah disetujui pada Kamis (4/8/2022), untuk kemudian dilakukan pembahasan RAPBD 2023.

Meskipun telah mendapatkan persetujuan, DPRD Kota Malang tetap meminta supaya dalam pembahasan nantinya, kebijakan yang diambil oleh Pemkot Malang masih berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Salah satunya ialah sektor kesehatan, khususnya program Universal Health Converge (UHC) yang menelan anggaran sebesar Rp129 miliar.

Baca Juga :  Banggar DPRD Kota Malang Tolak Rencana Revitalisasi Alun-alun Tugu, Ini Alasannya

“BPJS harus membayar tanggungan ke rumah sakit tiap bulannya adalah Rp129 miliar, terlebih masyarakat kita yang sakit itu free (tidak membayar), karena kita pakai UHC,” ujar Wali Kota Malang, Sutiaji.

Sutiaji menambahkan, jika hal tersebut tidak dilakukan maka akan berpengaruh pada masyarakat, yang dikhawatirkan tidak dapat mengakses fasilitas kesehatan.

“Memang banyak menelan biaya, karena misalnya gagal ginjal saja harus kemo atau cuci darah tiap minggunya. Biayanya bisa satu juta dan jumlahnya banyak,” tutur Sutiaji.

Baca Juga :  Mahasiswa UB Ancam Demo Besar-besaran Jika Ada Politisi Datang Ke Kampus

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Malang I Made Riandiana Kartika mengungkapkan, dengan disetujuinya Rancangan KUA-PPAS APBD tahun anggaran 2023, maka Pemkot Malang dapat memproyeksikan anggaran berdasarkan perhitungan melalui pengkajian.

“Baru kali ini Pemkot Malang menganggarkan dan memproyeksikan PAD di atas Rp1,6 triliun. Meskipun sudah disetujui untuk dibahas di RAPBD 2023 masih banyak catatan-catatan, selanjutnya akan diimplementasikan ke dalam program-program,” jelas Made.

Pewarta: Lutfia
Editor: U Hadi