SATUKANAL.COM
KPU Kota Malang
Caption: Pelantikan PPS oleh KPU Kota Malang, Aminah Asminingtyas, Selasa (24/1/2023). Doc: Lutfia/Satukanal.com
BERITA Kanal Highlight Malang Raya

KPU Kota Malang Lantik 171 PPS, Penuhi 30 Persen Keterwakilan Perempuan

Satukanal.com, Kota Malang – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang melantik 171 Panitia Pemungutan Suara (PPS) pada Selasa (24/1/2023). Dari jumlah tersebut, kuota 30 persen keterwakilan perempuan sudah terpenuhi.

Hal tersebut dijelaskan oleh Ketua KPU Kota Malang, Aminah Asminingtyas.

Menurut Aminah, 171 PPS yang dilantik ini terdiri dari 117 orang laki-laki dan 54 orang perempuan.

“Jadi panitia ada 117 laki-laki dan 54 perempuan, jumlah keseluruhan 171 orang. Kalau saya hitung insyaallah persentase (keterwakilan perempuan) sudah sekitar 31 persen,” ujarnya.

Persentase tersebut jauh berbeda apabila dibandingkan dengan keterwakilan perempuan dalam komposisi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang hanya berjumlah dua orang.

Baca Juga :  Geruduk Kantor Arema, Demo Aremania Berujung Ricuh

Aminah mengatakan, rendahnya presentase keterwakilan perempuan di PPK kemungkinan dipengaruhi rendahnya animo, serta keterbukaan seleksi.

“Mungkin karena animo masyarakat atau ketertarikan (kalangan perempuan) untuk menjadi PPK (kurang). Tapi juga karena mekanisme rekrutmen sekarang sangat terbuka melalui tes tertulis, administrasi harus lengkap, dan by aplikasi. Kalau sudah by sistem, salh upload atau (dokumen) kurang akan tertolak sehingga tidak lolos administrasi,” jelasnya.

Ia juga menganggap bahwa dunia Pemilu selama ini lebih identik dengan laki-laki. Terlebih waktu bekerja yang dibutuhkan bisa sampai 24 jam.

“Mungkin juga ketertarikan dari teman-teman perempuan sendiri, karena dunia kepemiluan ini sangat laki-laki. Menurut saya karena waktunya 24 jam untuk bekerja, dan itu semua budaya belum siap,” tuturnya.

Baca Juga :  Permudah Masyarakat Bayar Pajak, SPPT PBB 2023 di Kota Malang Dilengkapi dengan QRIS

Sementara itu, sebanyak 171 PPS yang baru saja dilantik ini akan bertugas melakukan pemutakhiran data, serta merekrut Panitia Pendaftaran Pemilih (Pantarlih).

Pemutakhiran data pemilih akan dilakukan mulai akhir bulan Januari hingga Juni 2023.

“Tugas utamanya PPS adalah pemutakhiran data pemilih, yang nanti juga ada panitia lain yaitu Pantarlih. Jadi pemutakhiran data pemilih yang akan direkrut oleh PPS itu yang akan menjalankan. Jumlahnya sesuai dengan jumlah TPS yang ada di Kota Malang, yaitu 2588 TPS,” pungkas Aminah.

Pewarta: Lutfia
Editor: U Hadi

Kanal Terkait

Satukanal.com