KPK Sebut Amankan Uang Sebesar Rp1,024 Miliar Dalam Kasus Suap Bupati Bogor  | SATUKANAL.COM
May 22, 2022
Ade Yasin

Bupati Bogor saat berada di Gedung KPK (Sumber: Suara.com)

Satukanal.com, Nasional – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Bupati Bogor Ade Yasin dan 7 orang lainnya sebagai tersangka. Dalam Kasus ini petugas mengamankan uang tunai sebesar Rp 1,024 miliar. 

Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan, uang yang diamankan terdiri dari uang tunai sebesar Rp570 juta dan uang yang ada pada rekening bank dengan jumlah sekitar Rp454 juta.

“Menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan adanya pemberian uang dari Bupati Kabupaten Bogor melalui orang kepercayaannya kepada anggota tim audit BPK Perwakilan Jawa Barat, lalu Tim KPK bergerak untuk mengamankan pihak-pihak dimaksud,” ujar Firli saat jumpa pers di Gedung KPK seperti dikutip Suara.com, Kamis (28/4/2022) dini hari.

Menurut Firli, 8 orang termasuk Bupati Bogor diamankan di beberapa tempat berbeda. Itu usai tim tidak menemukan para tersangka di salah satu hotel di Bogor.

“Namun setelah para pihak menerima uang selanjutnya mereka pulang ke Bandung, Jawa Barat,” ucap dia.

Baca Juga :  Profil Bupati Bogor Ade Yasin yang Kena OTT KPK Jelang Hari Raya Idul Fitri 2022

Sehingga KPK, kata Firli membagi 2 tim yaitu 1 tim di antaranya bergerak menuju Bandung untuk menangkap para pegawai BPK Perwakilan Jawa Barat dan menyita barang bukti uang. Lalu, tim lainnya, lanjut Firli bertugas menangkap empat pegawai BPK Perwakilan Jawa Barat di kediaman masing-masing.

“Tim mengamankan 4 pegawai BPK Perwakilan Jawa Barat dimaksud yang saat itu sedang berada kediamannya masing-masing di Bandung pada Selasa malam dan saat itu juga Tim langsung mengamankan dan membawa menuju gedung Merah Putih KPK di Jakarta,” kata Firli.

Menurut Firli, ada waktu yang bersamaan, Tim KPK juga menangkap Bupati Kabupaten Bogor Bupati Yasin di kediamannya. Tim KPK kata Firli juga pihak pihak lain antara lain pejabat dan ASN Pemkab Bogor di rumah masing masing di wilayah Cibinong, Kabupaten Bogor. 

“Selanjutnya seluruh yang diamankan tersebut, dibawa ke Gedung Merah putih KPK di Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan intensif,” katanya. 

Baca Juga :  Bupati Bogor Aktif Kena OTT KPK, Petugas Mengamankan Sejumlah Orang Beserta Barang Bukti

Dalam kasus ini, sebagai pemberi, Bupati Bogor, Ade Yasin, Maulana Adam, Ihsan Ayatullah, Rizki Taufik disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Juncto Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP. 

Sementara sebagai penerima suap, Anthon Merdiansyah, Hendra Nur Rahmatullah Karwita, Arko Mulawan, Gerri Ginanjar Trie Rahmatullah disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor Juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.(Sumber: Suara.com)