Khofifah Ambil Air Dan Tanah Majapahit Di Mojokerto, Dibawa Ke IKN Besok | SATUKANAL.COM
IMG_20220312_175333-2d53d3ad

Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa mengambil air panguripan dari Sumur Upas (Candi Kedaton), Sabtu (12/3/2022)

Satukanal.com, Mojokerto – Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa, mengambil mata air panguripan dari Sumur Upas (Candi Kedaton), di Dusun Kedaton, Desa Sentonorejo, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Sabtu (12/3/2022).

Hal itu setelah Khofifah diminta Presiden Jokowi untuk menyerahkan mata air dan tanah yang ada di Jawa Timur.

Nantinya, Khofifah bersama-sama 33 gubernur se-Indonesia akan menyerahkan tanah dan air untuk diletakkan di Ibu Kota Negara (IKN), di Kalimantan Timur (Kaltim).

“Kami diminta oleh Presiden Joko Widodo untuk bersama-sama 33 gubernur se-Indonesia menyerahkan tanah dan air untuk di bawa ke IKN,” kata Khofifah kepada awak media, Sabtu (12/3/2022).

Sebelumnya, Khofifah sudah bertemu dengan tim yang selama ini melakukan kajian tentang Majapahit untuk membicarakan sumber mata air Panguripan, di Mojokerto, yang akan diambil airnya.

“Air dan tanah akan dibawa ke IKN besok Minggu (13/3/2022),” katanya.

Rencananya, pada Minggu (13/3/2022) gubernur seluruh Indonesia akan bertandang ke IKN yang berlokasi di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kaltim.

Khofifah menuturkan, nantinya IKN akan diberi nama Nusantara, yang disebutnya sangat cocok dengan Majapahit. Begitu pun dengan Bhineka Tunggal Ika.

Maka dari itu, ia berharap tanah dan air bumi Majapahit bisa menjadi warna kuat yang akan diletakkan di IKN Nusantara.

“Nusantara memiliki nilai spirit sendiri bagi kita. Dulu, patih Gadjah Mada bersumpah untuk menyatukan Nusantara, dan literatur tentang itu sangat kuat,” ucapnya.

Setelah berkonsultasi dengan beberapa pakar di Mojokerto, Khofifah memutuskan untuk mengambil air penguripan di Sumur Upas.

“Berapa titik yang sebetulnya yang akan kita ambil, kalau tanah itu di titik tanah yang mana, sehingga yang menjadi warna kuatnya IKN adalah tanah dan air dari bumi Majapahit, itu adalah Mojokerto,” ungkapnya.

Setelah mengambil air dan tanah di Situs Sumur Panguripan, Khofifah mengambil tanah di Situs Kumitir.

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah didampingi Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati dan Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari.

“Ya, hari ini kami mengambil tanah di Situs Kumitir, yang merupakan kerajaan bagian timur Mojokerto,” tuturnya.

Pewarta: Alawi

Editor: U Hadi

Advertisements