Bisa Timbulkan Kecacatan, Kenali Gejala Kusta Berikut Ini | SATUKANAL.COM
Gejala Kusta

ilustrasi penyakit kusta (Foto: Unair.ac.id)

Satukanal.com, Nasional– Gejala kusta perlu diwaspadai sejak dini untuk mencegah kemungkinan efek terburuk dari penyakit ini. Dengan mendapatkan diagnosis dan pengobatan dini, penyakit ini dapat disembuhkan dengan tepat dan mencegah kecacatan.

Adapun, Kusta adalah penyakit yang disebabkan oleh Mycobacterium leprae, yang menyerang kulit dan jaringan saraf perifer serta mata dan selaput yang melapisi bagian dalam hidung. Gejala kusta pada awalnya tidak tampak jelas dan biasanya berkembang secara perlahan.

Bahkan, pada beberapa kasus, gejala kusta baru bisa terlihat setelah bakteri kusta berkembang biak dalam tubuh penderita selama 20 tahun atau lebih. Beberapa gejala kusta yang dapat dirasakan penderitanya adalah sebagai berikut.

Gejala Kusta

  • Kulit menjadi mati rasa, termasuk kehilangan kemampuan merasakan suhu, sentuhan, tekanan, atau nyeri
  • Kulit tidak berkeringat (anhidrosis)
  • Kulit terasa kaku dan kering
  • Luka yang tidak terasa nyeri di telapak kaki
  • Bengkak atau benjolan di wajah dan telinga
  • Bercak yang tampak pucat dan berwarna lebih terang daripada kulit di sekitarnya
  • Saraf membesar, biasanya di siku dan lutut
  • Otot melemah, terutama pada otot kaki dan tangan
  • Alis dan bulu mata hilang permanen
  • Mata menjadi kering dan jarang mengedip
  • Mimisan, hidung tersumbat, atau kehilangan tulang hidung

Pada kusta yang menyerang sistem saraf, penderita bisa kehilangan sensasi rasa termasuk nyeri. Akibatnya, luka atau cedera di tangan atau kaki dapat tidak terasa oleh penderita. Berdasarkan tingkat keparahan gejalanya, kusta dapat dikelompokkan menjadi enam jenis, yaitu:

Intermediate leprosy

Kusta ini ditandai dengan beberapa lesi datar berwarna pucat atau lebih cerah dari warna kulit sekitarnya, yang terkadang dapat sembuh dengan sendirinya

Tuberculoid leprosy

Kusta ini ditandai dengan beberapa lesi datar yang kadang berukuran besar, mati rasa, dan disertai dengan pembesaran saraf

Borderline tuberculoid leprosy

Kusta jenis ini ditandai dengan munculnya lesi yang berukuran lebih kecil dan lebih banyak dari tuberculoid leprosy

Mid-borderline leprosy

Lepra jenis ini ditandai dengan lesi kemerahan yang tersebar secara acak dan asimetris, mati rasa, dan pembengkakan kelenjar getah bening di sekitar kusta

Borderline lepromatous leprosy

Kusta ini ditandai dengan lesi yang berjumlah banyak dengan bentuk datar atau benjolan. Kusta jenis ini juga terkadang menimbulkan mati rasa.

Lepromatous leprosy

Lepra ini ditandai dengan lesi yang tersebar dengan simetris. Umumnya, lesi yang timbul mengandung banyak bakteri dan disertai dengan rambut rontok, gangguan saraf, serta kelemahan anggota gerak.

 

(Adin)

Advertisements