Kemenkominfo Dorong Operator Telekomunikasi Matikan Layanan 3G Secara Bertahap | SATUKANAL.COM
May 27, 2022
layanan 3g

Ilustrasi Handphone (Foto: Pixabay.com)

Satukanal.com, Nasional – Terbaru, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mendorong agar operator telekomunikasi seluler segera mematikan layanan 3G secara bertahap.

Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate mengharapkan pada akhir 2022 nanti, sejumlah area blank spot atau belum tersentuh jaringan telekomunikasi di Indonesia termasuk Wilayah 3T (Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal) sudah terpenuhi jaringan 4G.

“Kenapa 3G bukan 2G yang dimatikan? Karena memang beda penggunaan, kalau 2G adalah komunikasi suara, sedangkan 3G adalah komunikasi data yang lamban. Pesaingnya adalah 4G yakni komunikasi data yang lebih cepat,” terang Johnny dalam acara “Mendigitalisasi Indonesia: Retrospeksi 2021 dan Outlook 2022 Kementerian Kominfo di kanal YouTube Kemenkominfo TV.

Diketahui, saat ini di Wilayah 3T masih terdapat 12.548 desa atau kelurahan yang merupakan area blank spot. Dari jumlah tersebut sebanyak 3.435 desa atau kelurahan di wilayah komersial masih berada di area blank spot, sisanya berada di Wilayah 3T.

Baca Juga :  Kemenkes Ungkapkan Dugaan Penyebab Hepatitis Akut

“Tidak menunggu 3G-nya dimatikan, Kemenkominfo melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) akan membangun BTS 4G di seluruh Wilayah 3T,” jelasnya.

Sebagai informasi berikut ulasan mengenai perbedaan jaringan 3G, 4G dan 5G.

Jaringan 3G 

Jaringan 3G menjadi awal mula internet dapat diakses melalui telepon genggam. Ketika itu, Blackberry dan Apple menjadi merek yang paling memanfaatkan teknologi ini.

Jaringan 3G membuat akses data bisa mencapai kecepatan hingga 2 mbps. Meskipun masih berkualitas buruk, tetapi masyarakat secara personal sudah bisa menikmati streaming video dan musik.

Meskipun sudah diluncurkan oleh operator jaringan NTT Docomo asal Jepang pada tahun 2001, jaringan 3G baru masuk Indonesia pada tahun 2005 melalui Telkomsel.

Jaringan 4G

Inovasi di dunia Internet membuat jaringan 3G diperbarui. Jaringan 4G secara resmi diperkenalkan pertama kali di Norwegia, Swedia, Stockholm, dan Oslo pada tahun 2009. Kemutakhiran jaringan 4G yang membuat transfer data bisa sampai 1 Gbps membuat aktivitas kreatif di internet mulai lahir.

Baca Juga :  Penting Diketahui! Ini Syarat Mudik Untuk Anak-anak

Pada masa ini, aktivitas seperti game online dan streaming video mulai diminati karena bisa dilakukan dengan lancar. Jaringan 4G juga membuat startup digital bermunculan. Di Indonesia jaringan ini mulai dikembangkan secara komersil pada tahun 2014 dan menjadi jaringan paling merata.

Jaringan 5G

Jaringan 5G yang sudah ada di depan mata menjadi pembaruan paling mutakhir dari jaringan seluler. jaringan ini sudah digunakan di beberapa negara, namun masih menjadi wacana di Indonesia.

Terlepas dari simpang siur isu mengenai jaringan ini, kecepatan akses data memang menjadi kelebihan dari 5G. Jaringan 5G diklaim mampu 20 kali lebih cepat dibandingkan jaringan 4G. Connection density 5G mampu menampung 1 juta device per km2.

 

 

Editor : Naviska