SATUKANAL.COM
Kantor Imigrasi Malang
Caption: Pelaksanaan FGD di Pendopo Kecamatan Wagir (Doc: Humas Kantor Imigrasi Malang)
BERITA ADV Kanal Highlight

Kantor Imigrasi Malang Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan terhadap Warga Asing

Satukanal.com, Kabupaten Malang – Kantor Imigrasi Malang terus menekankan kewaspadaan masyarakat maupun instansi pemerintahan terhadap keberadaan warga asing.

Hal ini disampaikan pada Focus Group Discussion (FGD) mengenai pemantauan lembaga atau orang asing bersama Bakesbangpol Kabupaten Malang, di Pendopo Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang.

“Pelanggaran keimigrasian bisa berupa pelanggaran overstay atau izin tinggal melebihi batas waktu yang ditentukan,” ujar Analis Keimigrasian Seksi Intelijen dan Penindakan Kantor Imigrasi Kelas I Malang, Khayri, Rabu (10/8/2022).

“Selain itu, juga karena ketidaksesuaian antara izin tinggal yang diberikan dengan kegiatan yang dilakukan,” lanjut dia.

Menurut Khayri, jika terdapat warga asing yang melakukan dua pelanggaran tersebut, maka dapat dikenakan sanksi berupa denda biaya overstay hingga dideportasi ke negara asal.

Baca Juga :  Makin Ramai Kegiatan, Ketua Pokdarwis Kayutangan: Mau Nikmati Nuansa Heritage? Masuk ke Dalam Kampung!

Ia menambahkan, hingga bulan Juli 2022 tercatat ada sebanyak 310 orang asing yang telah mengajukan permohonan izin tinggal di wilayah Kabupaten Malang.

Pihak keimigrasian pun telah mewajibkan orang asing tersebut untuk memiliki paspor dan visa.

Tak hanya itu, bagi warga asing yang hendak melakukan perpanjangan izin tinggal lebih lama, jenisnya bisa berupa izin tinggal kunjungan, tinggal sementara, izin terbatas, hingga izin tetap.

“Dengan melakukan pemantauan bersama, maka kita dapat mencegah keberadaan orang asing yang dikhawatirkan menimbulkan masalah sosial baru di masyarakat,” jelas Khayri.

Baca Juga :  Bupati Malang Raih Anugerah Dwija Praja Nugraha dari PB PGRI

“Karena kan kultur maupun kebiasaan mereka yang kurang tepat dengan lingkungan di mana mereka tinggal,” sambungnya.

Khayri mengungkapkan, bahwa warga asing yang melakukan pelanggaran keimigrasian biasanya terjadi pada mahasiswa asing, yang melakukan izin tinggal melebihi batas waktu yang telah disepakati.

Merujuk data dari Kantor Imigrasi Malang, telah dilakukan penindakan terhadap 42 pelanggar hingga bulan Juli 2022, dan sebanyak enam orang harus dideportasi.

“Kasus overstay biasanya dialami mahasiswa asing. Sementara yang dideportasi adalah yang terbukti melakukan pelanggaran seperti kasus penyelundupan,” bebernya. (ADV)

Pewarta: Lutfia
Editor: U Hadi

Kanal Terkait

Satukanal.com