Juara Piala Presiden Dengan 3 Pelatih Berbeda, Arema FC: Bukti Lambang Di Dada Lebih Besar | SATUKANAL.COM
Arema FC

Johan Alfarizi selaku kaptem tim Arema FC saat menerima trofi pada ajang Piala Presiden 2022 (Foto: IG @aremafcofficial)

Satukanal.com, Nasional – Arema FC menjadi jawara Piala Presiden 2022, ini merupakan gelar ketiganya yang diharaih oleh tim Singo Edan tersebut. Mereka berhasil juara setelah berhasil menang atas Borneo FC pada partai final Piala Presiden 2022 pada 14 dan 17 Juli 2022.

Manajer tim Arema FC Ali Rifki sangat bangga atas gelar juara Piala Presiden 2022 yang berhasil diraih oleh Arema FC. Hal tersebut menurutnya adalah kerja keras dari seluruh komponen tim yang selama ini terlibat begitu juga dengan dukungan supporter.

“Kalau ditanya apa rahasianya mungkin sudah bukan rahasia lagi karena kita bisa melihat kerja keras seluruh komponen yang ada dalam tim Arema FC baik itu pelatih, pemain yang sangat luar biasa hingga elemen lainnya termasuk dengan dukungan supporter yang sangat kita apresiasi. Semua menyatukan langkah untuk menjadi juara,” ungkapnya.

Ali menyatakan bahwa semua komponen harus berjalan bersama-sama.  Dia mencontohkan bahwa dalam catatan juara tiga kali Piala Presiden yakni pada 2017, 2019 dan 2022 , Singo Edan dilatih oleh tiga pelatih yang berbeda. “Harus diakui, tidak ada yang lebih besar dari lambang di dada. Ini adalah Arema, ini adalah kebersamaan dan perjuangan bersama-sama,” tandasnya.

Perjuangan dan Usaha dari Pemain Arema FC:

Arema FC menunjukkan militansinya dalam meraih gelar juara Piala Presiden 2022. Meski memiliki modal dengan kemenangan di final leg pertama Piala Presiden 2022 saat bermain di Stadion Kanjuruhan, namun tim Singo Edan tidak lengah.

Dendi Santoso dkk tetap berusaha keras untuk memenangkan pertandingan, meski tim tuan rumah secara permainan lebih dominan, namun Arema FC tetap berusaha untuk memburu kemenangan. Hasil itu tentu saja menjadi modal berharga bagi tim yang bermarkas di Malang ini kedepan. Sebab kompetisi Liga 1 2022 akan segera dimulai.

Kemudian ia juga menambahkan dengan mengatakan “Yang jelas ini akan menjadi modal bagi tim kami untuk menapaki kompetisi. Paling penting adalah mana kekurangan dan mana potensi yang ada dari tim ini sudah diinvetarisasi oleh tim pelatih,” pungkas Ali Fikri.

(Ali)

Advertisements