Insiden Kebakaran Pasar Ngadiluwih Kediri, Pedagang Minta Kompensasi | SATUKANAL.COM
May 22, 2022

Satukanal.com, Kediri – Kebakaran yang terjadi di Pasar Ngadiluwih pada Minggu (9/5/2022) menyisakan kerugian bagi para pedagang. Mereka berharap uluran tangan kompensasi dari pemerintah.

Soleh, salah satu pedagang korban lapak  terbakar, mengungkapkan kerugian yang diderita hampir sekitar 25 juta. Diharapkan ada kompensasi dari pemerintah untuk meringankan beban kerugian.

“Inginnya ada kompensasi dan relokasi, kerugian kurang lebih 20 juta, bisa lebih bahkan,” ungkap Soleh, Senin (9/4/2022) pagi.

Baca Juga :  Puluhan Dokter Hewan Dikerahkan untuk Berusaha Mencegah Penyebaran Virus PMK di Kediri

Dia menjelaskan pihaknya berdagang selama hampir 23 tahun di lokasi terbakar pasar Ngadiluwih. Berdagang aneka burung dan berbagai kebutuhannya menjadi salah satu mata pencaharian utama.

Lapak dagangannya, berukuran 4 kali 3 meter ikut terbakar bersama 75 pedagang lainnya. Hingga hari ini senin (9/4) Soleh tidak berjualan pasca kebakaran.

“Otomatis tidak, entah kapan (berjualan) belum tahu,” ujarnya.

Sementara itu, Kordinator Pasar Ngadiluwih Kediri Agus Rifai, mengatakan insiden kebakaran di wilayahnya terjadi sekitar jam 16.00 sore, menimpa 75 pedagang terdiri dari 35 lapak.

Baca Juga :  Jaga Kekondusifan Wilayah, Petugas Gabungan Garuk 4 Manusia Silver di Kota Kediri

Dalam kejadian tersebut, dijelaskan Agus nihil adanya korban jiwa warga akibat kebakaran. Sejumlah kerugian ditotal berkisar 1,5 Miliar.

Penyebab insiden kebakaran tersebut juga masih belum diketahui. “Penyebabnya belum diketahui,  praduga saja mungkin konsleting listrik. Kerugian antara 1,5 M,” pungkasnya.

 

 

 

Pewarta: Anis Firmansyah 

Editor: Ubaidhillah