SATUKANAL.COM
Klenteng Eng An Kiong
Caption: Umat yang beribadah di Klenteng Eng An Kiong. Doc: Lutfia/Satukanal.com
BERITA Kanal Highlight Malang Raya

Suka Cita Umat Konghucu Rayakan Imlek di Klenteng Eng An Kiong Kota Malang

Satukanal.com, Kota Malang – Perayaan Imlek di Klenteng Eng An Kiong disambut meriah oleh segenap warga Kota Malang.

Tak hanya umat Konghucu, masyarakat umum pun terlihat memenuhi halaman depan Klenteng untuk menyaksikan tarian Barongsai dan Liong bersama keluarga.

Usai pertunjukan berakhir, beberapa umat Konghucu yang datang menyalakan dupa, dan memanjatkan doa di patung Dewa-Dewi yang ada.

Salah satunya ialah Frans Handoko, warga dari Probolinggo yang baru beberapa waktu lalu pindah ke Kota Malang.

Menurutnya, terdapat beberapa perbedaan yang dirasakan dari perayaan Imlek di tahun sebelumnya.

“Kalau yang membedakan perayaan Imlek tahun kemarin dengan tahun ini adalah tahun kemarin kita merayakan dengan penuh kesederhanaan, kita harus jaga jarak, dan benar-benar tirakat. Kalau sekarang kita lebih plong, apalagi sudah tidak ada PPKM,” ujar Frans usai beribadah, Minggu (22/1/2023).

Sementara itu, perayaan Imlek bagi Frans dimanfaatkan sebagai momen untuk berkumpul bagi keluarga. Ia pun tak merasakan banyak perbedaan dalam beribadah ketika masih di Probolinggo maupun di Kota Malang.

Baca Juga :  Respon Kerusuhan di Kantor Arema, Ketua DPRD Kota Malang: Jangan Sampai Ada Penumpang Gelap!

“Makna perayaan Imlek bagi saya itu berkumpulnya keluarga, berkumpul, dan bersilaturahmi atau kalau sekarang bisa video call. Saya ke sini berlima, ada saya, istri, anak, dan mama saya. Untuk tempat ibadah pada dasarnya sama (dengan di Probolinggo), cuma di Klenteng Eng An Kiong jumlah Dewa yang kita sembah lebih banyak, tadi saya sudah menyembah 18 Dewa,” tuturnya.

Melalui perayaan Imlek ini, ia berharap timbul kedamaian dalam diri warga Indonesia dan mengedepankan kekeluargaan maupun toleransi.

Sementara itu, sejak 15 Januari 2023 lalu Klenteng Eng An Kiong telah ramai oleh umat yang beribadah. Pada tanggal tersebut pula dilakukan penyucian terhadap patung Dewa-Dewi yang sedang naik ke Kayangan.

“Kita tetap layani masyarakat yang ingin beribadah, besok ya tetep buka. Selama dua minggu ini penuh orang-orang yang berdoa. Sebelum kita merayakan hari ini, tanggal 15 kita menyucikan patung, yang dalam kepercayaan kami mereka naik ke Kayangan melaporkan apa yang terjadi di dunia ini. Nanti tangal 25 Januari 2023 kita menerima mereka kembali dan puncak Imlek itu tanggal 5 Februari 2023,” jelasnya.

Baca Juga :  Arema FC Diisukan Bubar

Pada puncak perayaan Imlek tersebut, Klenteng Eng An Kiong kembali menghadirkan Cap Go Meh, sekaligus menandai berakhirnya perayaan Imlek tahun 2023.

Tahun ini, sebanyak 2500 porsi lontong Cap Go Meh akan disiapkan oleh pihak Klenteng untuk masyarakat umum.

“Cap Go Meh itu sebagai penutup Imlek, kita siapkan 2500 porsi tapi mulai jam 16.00 WIB. Cap Go Meh untuk silaturrahmi, di China sendiri memang enggak ada, cuma di Indonesia,” pungkasnya.

Pewarta: Lutfia
Editor: U Hadi

Kanal Terkait

Satukanal.com