IDI Anggap Gelombang Ketiga Lonjakan Kasus Covid-19 Sudah Terjadi Di Indonesia | SATUKANAL.COM
May 22, 2022
gelombang ketiga

Ilustrasi virus Covid-19 (ilustrasi: pixabay.com)

Satukanal.com, Nasional– Gelombang ketiga lonjakan kasus Covid-19 sudah terjadi di Indonesia. Anggapan ini disampaikan oleh ketua Satgas Covid-19 pengurus Besar Ikatana Dokter Indonesia (IDI) Zubairi Djoerban.

Menurutnya, tingkat penularan atau positivity rate serta keterisian rumah sakit kian meninggi. Positivity rate harian untuk pemeriksaan PCR dan TCM mencapai 23,93 persen.

“Bagi yang mengira kita telah masuk gelombang tiga, ya kita telah ‘berhasil’ memasukinya. Kasus naik tiap hari, BOR dan positivity rate juga, plus klaster,” kata Zubairi lewat akun Twitter @ProfesorZubairi, Senin (31/01/2022) dikutip dari cnnindonesia.com.

Zubaeri pun menyoroti terkait strategi dan upaya pelacakan kontak erat dan penelusuran kasus yang disebutnya, sejauh ini masih belum maksimal. Ia pun menyebut bahwa jumlah tes di tiap provinsi masih timpang.

Baca Juga :  Jadwal Semifinal SEA Games, Timnas U-23 Indonesia vs Thailand

Hal ini lantaran tes paling banyak dilakukan di DKI Jakarta, sementara transmisi penularan Covid-19 sudah terjadi di banyak daerah.

“Kita ini berjalan seperti biasa saja-tanpa sadar bahwa yang terinfeksi itu sebenarnya sudah di mana-mana,” kata dia.

Lebih lanjut, Zubair meminta warga tidak panik namun tetap waspada atas lonjakan kasus Covid-19. Ia mengimbau agar masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan 5M, di antaranya yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas.

“Tapi jangan panik. Kita bisa atasi sebelum jadi lebih buruk. Pemutusan rantai penularan harus dilakukan cepat dan efisien,” ujarnya.

Adapun, sebelumnya Zubairi pernah mendorong agar pemerintah kembali memperketat atau menaikkan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) usai kasus virus corona melonjak dalam sepekan terakhir.

Baca Juga :  Ini Tips Mudik Aman dari Dinkes Kota Malang

Menurut dia, evaluasi kebijakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas 100 persen juga harus segera dilakukan. Pasalnya, anak-anak memiliki risiko terpapar Covid-19 dan menjadi penular.

Sebagai informasi, Pemerintah melaporkan kasus harian positif Corona hari ini sebanyak 12.422 kasus. Provinsi yang melaporkan kasus tertinggi dalam 24 jam terakhir adalah DKI Jakarta.

Data mengenai kasus Corona ini dipublikasikan Humas BNPB, Minggu (30/1/2022). Data kasus Covid-19 diperbarui setiap hari per pukul 12.00 WIB. Dengan penambahan 12.422, total kasus Corona di Indonesia sejak Maret 2020 hingga hari ini berjumlah 4.343.185 kasus.

Selain itu, pemerintah melaporkan jumlah pasien sembuh dari Corona pada hari ini sebanyak 3.241 orang. Dengan demikian, total pasien sembuh dari Corona di Indonesia menjadi 4.137.164

(Adinda)