Harga LPG Resmi Naik, Ini Rinciannya | SATUKANAL.COM
May 22, 2022
harga LPG naik

Ilustrasi tabung gas LPG

Satukanal.com, Nasional – Pada 26 Desember 2021, harga LPG non-subsidi resmi naik. Kenaikan ini menyesuaikan harga Contract Price Aramco (CPA) LPG yang terus meningkat sepanjang 2021.

PT Pertamina (Persero) menaikkan harga elpiji 12 kg dan 5 kg ini berkisar antara Rp 1.600 – Rp 2.600 per kg. Namun, harga LPG subsidi 3 kilogram tidak mengalami kenaikan. Harga LPG subsidi tetap mengacu pada harga eceran tertinggi atau HET.

Pjs Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Sub Holding Pertamina Commercial & Trading Irto Ginting, menyebut bahwa saat ini CP Aramco November meningkat sampai 847 dolar per metrik ton. Harga ini naik 74 persen lebih tinggi dibandingkan harga 4 tahun lalu. Untuk itu, Pertamina menetapkan acuan harga.

Baca Juga :  Indonesia Salip Malaysia pada Klasemen SEA Games 2021

“Penyesuaian harga LPG nonsubsidi yang porsi konsumsi nasionalnya sebesar 7.5 persen berkisar antara Rp 1.600 – Rp 2.600 per Kg. Perbedaan ini untuk mendukung penyeragaman harga LPG kedepan serta menciptakan fairness harga antar daerah,” ujarnya.

Diketahui, konsumsi nasional untuk LPG subsidi masih mendominasi, yaitu mencapai 92,5 persen. Sedangkan konsumsi LPG non-subsidi hanya 7,5 persen.

Irto mengatakan harga LPG Pertamina masih tergolong kompetitif, yaitu sekitar Rp 11.500 per kilogram pada 3 November. Sedangkan harga di Vietnam sudah Rp 23 ribu per kilogram, Filipina Rp 26 ribu per kilogram, dan Singapura Rp 31 ribu ler kilogram.

Baca Juga :  Ade Yasin Bakal Rayakan Lebaran di Rutan, Setelah Resmi Ditahan KPK 20 Hari

Meski harga LPG non subsidi meningkat, Pertamina akan memastikan stok dan distribusi LPG berjalan dengan maksimal serta melanjutkan edukasi penggunaan LPG yang tepat sasaran.

 

 

Editor : Naviska