Habib Rizieq Bebas Bersyarat, Kini Langsung Melakukan Aktivitas Mengajar Di Ponpesnya | SATUKANAL.COM
Habib Rizieq

Foto Habib Rizieq saat baru tiba di kediaman didaerah Petamburan, foto tersebut beredar di sosial media (Foto: twitter @DPP_LIP)

Satukanal.com, Nasional – Habib Rizieq mendapatkan kebebasan bersyarat pada Rabu, (20/7/2022) kemarin. Setelah bebas ia akan kembali melakukan aktivitas seperti biasanya yaitu menjalani rutinitas mengajar di Pondok Pesantren Agrokultural Markaz Syariah, Sahabat 99 yang berlokasi di Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Aziz Yanuar selaku kuasa hukum dari Habib Rizieq mengatakan bahwa ia ingin melakukan aktivitas seperti biasanya mengajar dan ingin melepas rindu dengan anggota keluarga dan sanak kerabat. Kondisi beliau meskipun baru keluar dari penjara dalam keadaan sehat wal’afiat.

“Mulai hari Kamis, 21 Juli 2022, Habib Rizieq akan mulai mengajar di Pondok Pesantren beliau, Kami mengucapkan syukur atas bebasnya Habib Rizieq serta berterima kasih kepada seluruh pihak karena telah membantu dalam rangkaian proses hukum, sehingga Habib Rizieq dapat kembali ke dalam lingkungan masyarakat, ” tutur Aziz Yanuar, Kamis (21/7/2022).

Seperti informasi yang beredar bahwa diketahui, ia resmi bebas bersyarat pada Rabu (20/7/2022). Meskipun begitu, ia masih harus wajib lapor serta mengikuti bimbingan dari Balai Pemasyarakatan (Bapas) Jakpus selama program pembembasan sebelum menuju bebas murni yang dijadwalkan tahun depan.

Sementara Direktorat Jendral Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kemenkumham menjelaskan bahwa ia baru akan mendapatkan bebas murni pada 10 Juni 2023, dimana ia masih harus menjalani masa percobaan bebas bersyarat selama satu tahun.

“Jadi bebas murninya itu 10 Juni 2023. Jadi satu tahun ini adalah masa percobaan,” kata Kabag Humas dan Protokol Ditjenpas Kemenkumham, Rika Aprianti pada Rabu (20/7/2022) kemarin.

Kasus Habib Rizieq Sehingga Masuk Penjara:

Mantan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) tersebut menjalani hukuman karna kasus pelanggaran aturan protokol kesehatan saat pandemi Covid-19, dimana saat itu Pemerintah menerapkan kebijkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) selama Covid-19 beberapa tahun yang lalu.

(Ali)

Advertisements