Gempa Terkini Guncang Pesisir Selatan Sumatera Barat, Magnitudo 4,9 | SATUKANAL.COM
Gempa Terkini

ilustrasi gempa (Foto: pinterest)

Satukanal.com, Nasional Gempa terkini terjadi di Pesisir Selatan, Sumatera Barat dengan magnitudo 4,9 pada Sabtu (25/6/2022), pukul 01.56 WIB dini hari. Gempa ini dirasakan di Padang dan Painan.

Pusat gempa berada di laut 60 km Barat Laut Airhaji, Pesisir Selatan, Sumbar. Titik koordinat gempa berada di 1.86 LS – 100.36 BT pada kedalaman 24 km.

“#Gempa Dirasakan Magnitudo: 4.9, Kedalaman: 24 km, 25 Jun 2022 01:56:34 WIB, Koordinat: 1.86 LS-100.36 BT (Pusat gempa berada di laut 60 km BaratLaut Airhaji-Pesisir Selatan), Dirasakan (MMI): III Painan, II-III Padang #BMKG,” twit @infoBMKG.

Adapun gempa terkini berdasarkan skala MMI yang dikutip dari laman BMKG, berikut info MMI yang dapat dipelajari:

I MMI

Getaran gempa tidak dapat dirasakan kecuali dalam keadaan luarbiasa oleh beberapa orang.

II MMI

Getaran atau goncangan gempa dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung seperti lampu gantung bergoyang.

Baca Juga :  Ide Dekorasi 17 Agustus Unik, Cocok Dipasang di Rumah dan Jalan Kampung

III MMI

Getaran gempa terkini dirasakan nyata dalam rumah. Getaran terasa seakan-akan ada naik di dalam truk yang berjalan.

IV MMI

Pada saat siang hari dapat dirasakan oleh orang banyak di dalam rumah, di luar rumah oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu bergoyang hingga berderik dan dinding berbunyi.

V MMI

Getaran gempa bumi dapat dirasakan oleh hampir semua orang, orang-orang berlarian, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan benda besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.

VI MMI

Getaran gempa terkini dirasakan oleh semua orang. Kebanyakan orang terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap di pabrik rusak, kerusakan ringan.

VII MMI

Semua orang di rumah keluar. Kerusakan ringan pada rumah dengan bangunan dan kontruksi yang baik. Sedangkan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik terjadi retakan bahkan hancur, cerobong asap pecah.

Baca Juga :  Habib Rizieq Bebas Bersyarat, Kini Langsung Melakukan Aktivitas Mengajar di Ponpesnya

VIII MMI

Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi kuat. Keretakan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik, dinding terlepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen roboh, air berubah keruh.

IX MMI

Kerusakan pada bangunan dengan konstruksi kuat, rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak terjadi keretakan. Rumah tampak bergeser dari pondasi awal. Pipi-pipa dalam rumah putus.

X MMI

Bangunan dari kayu yang kuat rusak, rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.

XI MMI

Bangunan-bangunan yang sedikit yang masih berdiri. Jembatan rusak, terjadi lembah. Pipa dalam tanah tidak dapat terpakai sama sekali, tanah terbelah, rel sangat melengkung.

XII MMI

Hancur total, gelombang tampak pada permukaan tanah. Pemandangan berubah gelap, benda-benda terlempar ke udara.

 

 

(adinda)