Persik

Caption: Pemain sayap Persik Kediri, Yusuf Meilana, saat berlaga di Piala Presiden 2022 (Dok: Persik Kediri)

Satukanal.com, Kediri – Pemain sayap Persik Kediri, Yusuf Meilana, mengaku cukup puas dengan program persiapan skuad Macan Putih jelang bergulirnya kompetisi Liga 1 2022-2023.

Program tersebut berupa pemusatan latihan atau training center (TC) di Jakarta, dan keikutsertaan Persik Kediri di turnamen Piala Presiden 2022.

Dikenal sebagai pemain serba bisa, Yusuf mengaku mendapat cukup banyak manfaat dari program tersebut. Tak hanya melulu soal teknis di lapangan, namun juga kekompakan tim juga dinilainnya semakin meningkat.

Baca Juga :  Antisipasi Intoleransi Antar Umat, Barikade Gus Dur Jatim Adakan Dialog Kebangsaan di Kediri

“TC tidak hanya meningkatkan pemahaman taktik strategi saja, namun juga menambah chemistry antar pemain di luar lapangan,” kata Yusuf yang juga bisa bermain di posisi bek kiri itu, Rabu (22/6/2022).

Yusuf menuturkan, sejauh ini kekompakan dan kekeluargaan Persik Kediri semakin bagus, dan bisa menjadi modal utama.

Namun Yusuf tak bisa menyembunyikan rasa kekecewaannya karena gagal membawa Persik Kediri melangkah lebih jauh di Piala Presiden 2022.

Dari tiga laga yang dimainkan di Piala Presiden, Yusuf menjadi starter di dua pertandingan. Pemain asli Kediri ini menyebut pengalaman di Piala Presiden bakal dijadikan pembelajaran saat berkompetisi Liga 1.

Baca Juga :  Cegah PMK, DKPP Kota Kediri Suntik Ratusan Vaksin ke Sapi Milik Warga

“Saya sendiri punya target pribadi, ingin kembali membawa Persik juara. Jika bisa menambah satu bintang lagi di dada jersey tentu akan sangat membanggakan,” kata dia.

“Sekarang fokus saya membantu manajemen mewujudkan target masuk 5 besar,” pungkas Yusuf.

Pewarta: Anis
Editor: U Hadi