Fenomena Bulan Hitam Di Indonesia Malam Ini, Masyarakat Diimbau Waspada Air Laut Pasang | SATUKANAL.COM
Bulan Hitam

ilustrasi fenomena Bulan Hitam (Foto: Pixabay.com)

Satukanal.com, Nasional– Fenomena Black Moon atau Bulan Hitam akan terjadi di Indonesia pada Senin (30/5/2022) pukul 18.30 WIB malam. Hal ini disampaikan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Peneliti di Pusat Riset Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Andi Pangerang mengatakan, ini merupakan fase Bulan baru kedua dalam satu bulan masehi yang sama.

“Hari ini, tepatnya malam nanti pukul 18.30 WIB akan terjadi Bulan Hitam,” kata Andi dikutip dari kompas.com.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa fenomena ini cukup sering terjadi yaitu setiap 29 bulan sekali. Hal ini disebabkan oleh umur bulan Masehi selain Februari lebih panjang dibandingkan dengan durasi siklus sinodis bulan, sementara Bulan baru pertama di dalam bulan Masehi jatuh di awal bulan.

“Sebelumnya pernah terjadi di Indonesia pada 31 Oktober 2016 dan 30 Agustus 2019. Fenomena ini akan terjadi kembali pada 31 Desember 2024 dan 30 September 2027 mendatang,” jelasnya.

Baca Juga :  Link Twibbon 17 Agustus Peringati HUT ke 77, Cocok Untuk Status WhatsApp

Terkait fenomena tersebut sebenarnya juga terjadi di Amerika Serikat pada akhir Januari 2022. Waktu tersebut pun berbeda dengan di Indonesia.

Menurut Andi, perbedaan ini dikarenakan zona waktu yang digunakan berbeda-beda di setiap tempat. Selain itu, jatuhnya fase Bulan baru untuk setiap lunasi juga berbeda-beda.

“Sehingga, ada wilayah yang mengalami Bulan Hitam Tripel, ada wilayah yang mengalami Bulan Hitam Ganda dan ada wilayah yang hanya mengalami Bulan Hitam sekali saja,” ujarnya.

Fenomena Bulan Hitam tidak bisa dilihat secara kasat mata. Sebab, formasi Bumi-Bulan-Matahari terlihat satu garis lurus jika diamati di atas kutub. Dengan begitu, permukaan Bulan yang menghadap Bumi tidak terkena cahaya Matahari, sehingga tampak gelap.

Menurut Andi, fenomena Bulan Hitam dapat mengakibatkan naiknya pasang laut dibandingkan hari-hari lainnya. Bahkan, pasang air laut pada malam nanti berpotensi lebih tinggi dibandingkan saat Bulan baru.

Baca Juga :  Ide Dekorasi 17 Agustus Unik, Cocok Dipasang di Rumah dan Jalan Kampung

“Kombinasi badai laut yang menyebabkan swell atau alun dan ditambah dengan efek astronomis dari fase Bulan baru, dapat menyebabkan air pasang bisa lebih tinggi dibandingkan saat terjadi badai laut saja atau saat Bulan baru atau purnama saja,” tuturnya.

Definisi Bulan Hitam

Adapun empat definisi bulan hitam yang berbeda-beda. Pertama, bulan hitam adalah fase bulan baru yang kedua dalam satu bulan Masehi. Fenomena tersebut cukup sering terjadi karena berlangsung periodik dengan periode 29 bulan.

Kedua, bulan hitam adalah fase bulan baru ketiga dalam musim astronomis yang mengandung empat fase bulan baru. Fenomena tersebut terjadi setiap 33 bulan.

Ketiga, bulan hitam adalah fenomena di mana tidak terdapat fase bulan baru di bulan Februari. Fenomena itu terjadi setiap 19 tahun sekali.

Keempat, bulan hitam adalah fase bulan purnama di bulan Februari. Fenomena tersebut terjadi setiap 19 tahun sekali.

(adinda)