DKPP Kabupaten Kediri Minta Peternak Segera Lapor Jika Gejala PMK Muncul | SATUKANAL.COM
May 22, 2022

Petugas DKPP Kediri mengecek sejumlah hewan ternak di Pasar Hewan Grogol (Anis/Satukanal)

Satukanal.com, Kediri – Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri melakukan pengecekan dan sterilisasi sejumlah pasar hewan. Hal tersebut dilakukan untuk memantau penyebaran virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang merebak di Jawa Timur.

Kepala DKPP Kabupaten Kediri Tutik Purwaningsih, mengatakan merebaknya virus PMK ini sudah masuk kategori penularan yang sangat tinggi mencapai 90 – 100 persen. Dampaknya hewan yang sakit menular dengan cepat mengakibatkan penurunan harga jual signifikan.

Sejumlah hewan ternak terancam virus PMK seperti jenis kambing, domba, sapi, babi, dan unta.

“Akibatnya kerugian ekonomi yang sangat luar biasa, memang tidak tinggi dampak tingkat kematiannya. Namun efek ekonominya yang luar biasa tinggi apabila sudah terjangkit,” kata Tutik, saat berada di Pasar Hewan Grogol, Selasa (10/4/2022) pagi.

Baca Juga :  Pelatih Persik Sepakati Nama Pemain Asing Asia, Ditargetkan Tiba Sebelum TC

Dia menjelaskan sejumlah ciri-ciri hewan ternak menampakan gejala fisik apabila terkena virus PMK. Hewan ternak mempunyai luka atau keropeng sekitar bibir atas bawah atau biasa disebut cingur.

Kemudian gejala spesifik berikutnya, di antara kuku atau bagian panggul hewan juga timbul luka atau keropeng.

Tutik juga menegaskan apabila pemilik ternak mempunyai gejala tersebut untuk segera melaporkan ke petugas setempat yang telah dibagi setiap Kecamatan.

“Apabila ada leleran lewat hidung juga patut dicurigai untuk segera dilaporkan itu merupakan gejala spesifik yang mudah diamati dari luar,” ujarnya.

Baca Juga :  Persik Kediri Rekrut 2 Pemain Kidal: Ferinando Pahabol dan Renan Silva

Kemudian untuk pencegahan dia juga memohon bantuan para peternak untuk sama-sama menjaga wilayah Kabupaten Kediri jangan sampai terkena virus PMK. Diimbangi para peternak tidak perlu panik dan segera melakukan pencegahan seperti pembersihan kandang dan hewan ternak.

“Kebersihan kandang atau sanitasi juga lebih sering untuk melakukan desinfektan. Kemudian untuk sapi-sapinya tolong untuk dijaga kebersihannya,” tukasnya.

Sementara itu  disebutkan Tutik melalui  rilis Gubernur Jawa Timur, penyebaran virus PMK ini sudah terdeteksi disejumlah wilayah Jawa Timur seperti Mojokerto, Sidoarjo, Gresik Lamongan, Malang dan Probolinggo. Dua wilayah lain Jombang dan Surabaya masih menunggu hasil pemeriksaan.

 

 

Pewarta: Anis Firmansyah 
Editor: Ubaidhillah