Dikukuhkan Sebagai Duta Pasar Tradisional, Bunda Fey : Kalau Jajanan Pasar Bisa Dikawinkan Dengan Branding Minim Sampah Jadi Luar Biasa | SATUKANAL.COM
Duta Pasar Tradisional

Ferry Silviana Abdullah Abu Bakar dikukuhkan sebagai Duta Pasar Tradisional (Foto: Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kota Kediri)

Satukanal.com, Kediri– Ferry Silviana Abdullah Abu Bakar dikukuhkan sebagai Duta Pasar Tradisional. Pengukuhan dilakukan dalam acara Festival Jajan Pasar 22, Sabtu (25/6/2022) di Pasar Setono Betek yang ditandai dengan pengalungan bunga melati dan pemberian bakul isi sayur oleh Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar.

Wanita yang juga menjabat sebagai Ketua TP PKK Kota Kediri ini dikukuhkan sebagai Duta Pasar Tradisional berkat kiprahnya mengenalkan makanan tradisional khususnya jajan pasar.

“Dengan jabatan saya sebagai ketua di banyak organisasi ini saya akan mendorong untuk menggunakan jajanan tradisional. Ini sudah saya mulai di PKK Kota Kediri sekitar enam tahun lalu. Setiap acara PKK snacknya jajanan tradisional yang diwadahi besek. Jadi minim sampah juga,” ujanya.

Wanita yang akrab disapa Bunda Fey ini menuturkan jajan tradisional ini memang memiliki daya tarik tersendiri. Setiap ada tamu atau wisatawan yang datang ke suatu daerah pasti akan mencari kuliner tradisionalnya.

Baca Juga :  Bermula Hobi, Warga Kediri Ini Raup Untung Belasan Juta Rupiah dari Bisnis Breeder Kucing Ras

Saat mencari jajanan tradisional inilah pasti orang akan datang ke pasar. Jajanan pasar juga akan dilibatkan dalam berbagai acara yang dibuat oleh Pemerintah Kota Kediri.

“Kita patut bersyukur di Kota Kediri kita masih bisa menemukan jajanan tradisional. Belakangan ini makanan tradisional punya added value yang luar biasa. Dengan acara seperti ini semoga masyarakat semakin tertarik ke pasar tradisional,” jelasnya.

Selain mengenalkan jajanan tradisional, Bunda Fey juga akan melakukan edukasi agar di pasar ini minim menghasilkan sampah. Yakni dengan tidak menggunakan kantong plastik sebagai wadah. Sebab sampah ini masih terus menjadi permasalahan.

“Kalau jajanan pasar bisa dikawinkan dengan branding minim sampah maka sangat luar biasa. Pasar dan seluruh gerai pasar modern harus bergerak bersama untuk tidak lagi menggunakan plastik. Pasar boleh tradisional namun harus bersih dan memberi kenyamanan,” ujarnya.

Baca Juga :  Polisi Selidiki Dugaan Kasus Oknum Guru Cabul di Kota Kediri, Sudah Periksa 7 Saksi

Sementara itu, Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mengatakan dengan dikukuhkannya Duta Pasar Tradisional ini jajan pasar dapat dikenal lebih meluas.

Selain itu juga semakin banyak anak muda dan masyarakat yang datang ke pasar tradisional. Sebab pasar tradisional tidak kalah dari pasar modern.

“Bunda Fey bisa lebih mengenalkan pasar tradisional kepada anak-anak muda. Kita akan terus mendukung,” ujarnya.

Turut hadir dalam acara ini Anggota DPRD Kota Kediri Ahmad Abdul Muqtadir dan Regina Nadya Suwono, Dewan Pengawas PD Pasar Edi Darmasto, Direktur PD Pasar Ihwan Yusuf, Kepala Disperdagin Kota Kediri Tanto Wijohari, perwakilan Bank Indonesia, dan tamu undangan lainnya. (Adv)