Cekcok Dengan Dalih Sering Di-bully, Pemuda Mojokerto Tusuk Rekan Kerja Pakai Badik | SATUKANAL.COM
Mojokerto

Caption: Minarto (36) dilarikan ke RSUD Kabupaten Mojokerto karena ditusuk dengan badik oleh rekan kerja sendiri. Doc: Polres Mojokerto

Satukanal.com, Kabupaten Mojokerto – Seorang pemuda asal Dusun Ploso, Desa Wonoploso, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, harus berurusan dengan polisi karena menganiaya teman sekaligus rekan kerja sendiri.

Pemuda tersebut ialah Abel Arya (20). Ia nekat menusuk Minarto (36), warga Dusun Bamban, Desa Wonoploso, dengan sebilah badik. Abel menusuk temannya karena kesal sering di-bully.

Kapolsek Gondang, AKP Saiful Yusro mengatakan, penganiayaan ini bermula dari sakit hati lantaran pelaku sering kali disuruh oleh korban.

Adapun penganiayaan dengan senjata tajam tersebut mengakibatkan beberapa luka tusuk pada tubuh korban.

“Korban mengalami luka tusuk dibagian punggung atas, punggung tengah, dan paha sebelah kiri. Pelaku ini sakit hati karena sering disuruh membeli rokok oleh korban,” jelas Saiful, Rabu (3/8/2022).

Usai melakukan penganiayaan, Abel melarikan diri ke area persawahan. Polisi pun memburu pelaku setelah mendapatkan laporan dari warga.

Abel sendiri ditangkap anggota Satreskrim Polres Mojokerto di rumah kakaknya, pada Selasa (2/8/2022) sekitar pukul 00.30 WIB.

“Pelaku ditangkap, dan dibawa ke kantor Polsek Gondang untuk dilakukan pemeriksaan guna proses penyidikan lebih lanjut,” ujar Saiful.

Selain tetangga dusun, korban adalah rekan kerjanya sendiri di sebuah perkebunan yang ada di Desa Pugeran, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto.

Menurut Saiful, peristiwa itu bermula pada hari Senin (1/8/2022). Saat itu pelaku tiba-tiba saja memukul kepala korban dengan dalih sakit hati.

“Pelaku memukul korban satu kali mengenai kepala korban. Pelaku sebelumnya sudah ada dendam dengan korban karena merasa dianggap sebagai buruh (babu), sehingga muncul rasa emosi yang dipendam oleh pelaku selama ini. Pelaku tidak terima diperlakukan seperti itu,” beber Saiful.

Keesokan harinya, Selasa (2/8/2022), pelaku dan korban kembali bekerja di area perkebunan milik Pudjoe Hadi. Sekitar pukul 14.00 WIB, korban mendatangi pelaku dan memukul kepalanya.

“Tiba-tiba korban mengatakan kepada pelaku ‘iki pereng gak (ini lebam enggak), dengan menunjukkan kepala sebelah kiri korban yang terkena pukulan dari pelaku. Tiba-tiba korban memukul satu kali mengenai kepala pelaku,” papar Saiful.

Pelaku yang kesal lantas pulang ke rumahnya mengambil sebuah badik. Tidak berselang lama, pelaku kembali ke tempat dia bekerja dan langsung melakukan penganiayaan kepada korban dengan badik yang dibawanya.

“Korban berusaha melarikan diri dan membalas dengan cara melemparkan sebuah cangkul ke arah pelaku, dan mengenai kepala bagian belakang pelaku,” ungkapnya.

Mengetahui pertengkaran tersebut, beberapa warga yang mengetahui insiden ini mencoba melerai. Warga pun melaporkan peristiwa itu ke Polsek Gondang.

Pewarta: Alawi
Editor: U Hadi

Advertisements