Cara Mematikan Windows Defender

Tampilan Windows 11 (Foto: Microsoft.com)

Satukanal.com, Nasional– Cara mematikan Windows Defender sangatlah mudah dilakukan, tidak perlu aplikasi tambahan. Windows Defender merupakan antivirus bawaan Windows yang dikembangkan secara eksklusif.

Beberapa fitur yang dibawa oleh antivirus garapan Microsoft ini sangat ampuh untuk mengamankan PC dari ancaman virus. Namun, Windows Defender seringkali menganggap file maupun aplikasi yang sebenarnya aman dianggap berbahaya. Biasanya, hal ini ditemukan ketika kita hendak menginstall sebuah aplikasi.

Biasanya, hal tersebut ditemukan ketika kita hendak menginstall sebuah aplikasi. Maka dari itu, terkadang kita harus mematikan Windows Defender untuk sementara waktu agar aplikasi yang ingin diinstal tidak terblokir oleh antivirus ini.

Cara Mematikan Windows Defender

Nah, di bawaa ini akan dijelaskan cara mematikan Windows Defender yang bisa Anda lakukan. Simak ulasannya berikut:

  • Klik menu “Start” atau tekan tombol “Start” yang ada di dalam papan ketik (keyboard).
  • Di tampilan “Start”, ketikkan kata kunci “Windows Security” dan tekan tombol “Enter” pada keyboard.
  • Pada tampilan selanjutnya, pilih menu “Virus & threat protection”.
  • Lalu, pilih menu “Manage settings” yang ada di kolom “Virus & threat protections settings”.
  • Selanjutnya, matikan opsi “Real-time protection” dan klik tombol “Yes” pada jendela pop-up yang muncul.
  • Jika muncul peringatan “Real-time protection is off, leaving your device vulnerable” dan tombol opsi tadi berubah menjadi warna hitam, maka fitur Windows Defender di Windows 11 otomatis sudah berhasil dimatikan.
  • Untuk menyalakan Windows Defender kembali, pengguna cukup menyalakan opsi di kolom “Real-time protection” tadi hingga kembali menjadi berwarna biru.
Baca Juga :  Satgas Covid-19: Acara Besar yang Dihadiri Pejabat Setingkat Menteri ke Atas Wajib Terapkan Tes PCR

Adapun sebelum melakukan cara mematikan Windows Defender,  pastikan Anda 100 persen yakin bahwa Anda perlu dan ingin mematikan fitur keamanan Windows Defender. Sebab, aplikasi tersebut berfungsi untuk melindungi PC Anda dari berbagai ancaman dan program berbahaya yang hendak masuk ke perangkat Anda.

Dengan demikian, apabila Windows Defender dimatikan, maka PC Anda akan tidak terlindungi dari berbagai ancaman di internet, kecuali Anda memasang aneka antivirus tambahan, seperti Kaspersky, Avast, Eset, dan lain sebagainya.

Baca Juga :  Sempat Terpecah Konsentrasinya, Gregoria Mariska Tunjung Berhasil Tundukkan Wakil Thailand di Indonesia Masters 20222

Perlu diketahui bahwa fitur pemindaian secara berjadwal dari Windows Defender masih akan tetap berjalan secara sistem alias secara background, sebagaimana dilansir dari laman SupportMicrosoft.

Namun, file-file berbahaya yang masuk ke dalam komputer pada saat Windows Defender dimatikan tetap tidak akan dipindai dan tetap bisa diakses, setidaknya hingga proses pemindaian berjadwal berjalan secara berkala.

(adinda)