Bupati Mojokerto Beri Penghargaan Bagi Instansi Yang Berkomitmen Lestarikan Lingkungan | SATUKANAL.COM
May 22, 2022
penghargaan bupati mojokerto

Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati menyerahkan Penghargaan (Foto: Humas Pemkab Mojokerto)

Satukanal.com, Mojokerto – Pada Senin pagi (27/12/2021), Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati didampingi Sekdakab Teguh Gunarko, menyerahkan Penghargaan Lingkungan Hidup Nirwasita Tantra Award 2020, Adiwiyata, Sekolah Hijau, Peka Kelola 2021, sekaligus melaunching aplikasi “SIM Penaatan”.

SIM Penaatan, merupakan salah satu inovasi pelayanan publik di DLH Kabupaten Mojokerto, yang digunakan untuk memudahkan pelaku usaha dalam melaksanakan kewajiban pelaporan berkala pengelolaan lingkungan.

Indikatornya meliputi peningkatan jumlah usaha atau kegiatan yang melakukan pelaporan secara berkala, pengurangan pemakaian kertas (paperless), serta menyediakan database pengelolaan lingkungan hidup di Kabupaten Mojokerto yang mudah diakses.

“SIM Penaatan yang dilaunching hari ini juga sangat bagus. Karena sesuai amanat Ibu Gubernur Jatim, pelayanan berbasis IT sangat relevan dengan era terkini karena lebih efisien, hemat biaya, dan berpihak pada kelestarian lingkungan (paperless). Saya harap semua memanfaatkan aplikasi ini, karena semua akan terpantau. Sehingga tercipta pemerintahan yang akuntabel serta transparan,” kata bupati dalam arahannya.

Baca Juga :  Ini 4 Keunikan yang Dimiliki Masjid Agung Mojokerto, Disebut Miliki Bedug Terbesar di Dunia

Acara yang di Pendapa Graha Majatama ini juga turut memberikan Penghargaan Lingkungan Hidup Nirwasita Tantra Award 2020 dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) diberikan kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mojokerto, sebagai penghargaan atas penyusunan Dokumen Informasi Kinerja Pengelolaan Lingkungan Hidup  Daerah (DIKPLHD).

Plt. Kepala DLH Kabupaten Mojokerto Didik Chusnul Yakin dalam laporannya mengatakan bahwa tujuan dari pemberian penghargaan ini, adalah untuk memberikan apresiasi kepada masyarakat dan pengusaha terhadap kepedulian dalam mengelola lingkungan hidup.

“DLH ingin mengapresiasi sekolah dan pelaku usaha yang sudah peduli dan turut andil dalam pelestarian lingkungan. Tentu kita harap ini semua tidak berhenti di sini saja, tapi bisa memacu lainnya untuk turut berpartisipasi dalam menjaga kelestarian lingkungan,” kata Didik.

Baca Juga :  8 Tahun Menanti, Tim Cabor Sepakbola Kabupaten Mojokerto Akhirnya Lolos Porprov Jatim VII 2022

Adapun penghargaan yang diserahkan dalam kesempatan ini antara lain:

  • Adiwiyata Tingkat Nasional 2021 kepada SMPN 2 Kutorejo,
  • Adiwiyata Tingkat Provinsi Jawa Timur kepada SMPN 1 Mojosari, SMPN 1 Kemlagi, SMPN 1 Bangsal, dan SMAN 1 Dawarblandong, serta Adiwiyata Tingkat Kabupaten kepada SDN Karangkedawang, SDN Wringinrejo 1 dan SDN Brangkal,
  • Penghargaan Sekolah Hijau diberikan kepada SDN Trowulan, SDN Gunungsari, SDN Wiyu, SDN Penanggungan, SDN Blimbingsari, SDN Talok, SMPN 1 Puri dan SMPN 2 Dlanggu,
  • Penghargaan Peka Kelola, diberikan kepada 25 pelaku usaha yang dinilai taat dalam pengelolaan lingkungan hidup. Beberapa di antaranya adalah PT. Aice Ice Cream Jatim Industry, PT. Bambang Djaja, PT. Betts Indonesia, PT. Bisi International Tbk., serta PT. Fukumi Indonesia.

 

 

Editor : Naviska