Bupati Blitar Serahkan Ratusan Sertifikat PTSL Ke Warga Desa Rejowinangun | SATUKANAL.COM

Penyerahan Serifikat PTSL Warga Desa Rejowinangun yang diberikan langsung oleh Bupati Blitar (Bahtiar/Satukanal)

Satukanal.com, Blitar – Bupati Blitar Rini Syarifah menyerahkan 400 sertifikat Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap atau yang biasa disebut PTSL ke warga Desa Rejowinangun, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, Jumat (3/6/2022).

Dalam penyerahan sertifikat itu, Rini Syarifah yang kerap disapa Mak Rini tersebut didampingi Muspika Kecamatan Kanigoro dan pihak Badan Pertanahan Nasional.

“Kita bersama sama telah menyerahkan 400 sertifikat program PTSL ke warga Desa Rekowinangun, Alhamdulillah semua berjalan lancar dan baik,” kata Mak Rini usai acara penyerahan sertifikat PTSL, (3/6/2022). 

Baca Juga :  Ratusan Sapi di Kota Blitar Disuntik Vaksin PMK Tahap Dua

Warga Desa Rejowinangun, dikatakan Mak Rini kelihatan puas sekali dengan pelayanan pemerintah melalui program PTSL tersebut. Program yang digagas Presiden Jokowi tersebut menurutnya berjalan baik.

“Tentunya sangat bagus ya tidak ada tambahan biaya sesuai aturan dan saya menyampaikan terima kasih kepada Muspika,  Kepala Desa dan tokoh masyarakat semuanya,” tuturnya.

Selain itu Mak Rini mengutarakan, suksesnya program PTSL tersebut berkat bekerja keras dari Muspika dan juga BPN. Ia menyebut sampai detik ini, khususnya di Kecamatan Binangun tidak ada kendala terkait pengurusan sertifikat PTSL.

Baca Juga :  Bulan Imunisasi Nasional Anak 2022, Pemkot Blitar Target 6.594 Anak

“Semoga kedepannya lancar sehingga masyarakat hak miliknya terlindungi dengan hukum yang kuat,”tambahnya.

Ia juga berharap, pemerintah pusat terus menambah kuota sehingga semakin banyak tanah warga Kabupaten Blitar yang memiliki perlindungan hukum yang kuat.

“Alhamdulillah, semoga kedepan terus kita mendapatkan kuota yang yang besar sehingga rakyat kita di kawasan Blitar bisa memiliki sertifikat tanah dengan murah ya,” tegasnya.(ADV)

 

 

 

Pewarta: Gilang Bachtiar
Editor: Ubaidhillah