Buntut Aksi Berbikini Di Pinggir Jalan, Dinar Candy Di Jerat UU Pornografi | SATUKANAL.COM
May 22, 2022
Buntut Aksi Berbikini di Pinggir Jalan, Dinar Candy di Jerat UU Pornografi

Foto: Instagram Dinar Candy

Satukanal.com, Nasional – Dian Meswari atau Dinar Candy akhirnya ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus pornografi. Penetapan sebagai tersangka tersebut setelah Dinar diduga melakukan porno aksi menggunakan bikini di pinggir jalan.

Dugaan porno aksi ini dilakukan Dinar pada Selasa (3/8/2021), guna memprotes perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang dilakukan oleh Pemerintah.

Atas aksinya yang viral di beberapa laman media sosial, Dinar diperiksa Polres Metro Jakarta Selatan sejak Rabu (4/8/2021) malam. Hal itu diungkapkan Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Azis Andriansyah, Kamis (5/8/2021). “Iya benar diamankan,” terangnya melansir dari laman Kompas.com.

Pihak Kepolisian juga turut menyita barang bukti berupa handphone milik Dinar yang diduga digunakan untuk merekam aksi protes berbikini tersebut.

Baca Juga :  Indonesia Salip Malaysia pada Klasemen SEA Games 2021

Dinar lantas ditetapkan sebagai tersangka setelah melakukan serangkaian pemeriksaan, termasuk mendatangkan saksi ahli bidang kesusilaan, budaya, dan sebagainya.

Kombes Azis Andriansyah menyampaikan, Dinar dijerat Pasal 36 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara atau denda Rp 5 miliar.

Namun, meskipun status Dinar telah naik menjadi tersangka. Polisi tak melakukan penahanan terhadap Dinar dan hanya dikenakan wajib lapor.

“Apapun yang dilakukan di Indonesia ini ada norma, atau ada etika, ada norma budaya, ada norma agama yang berlaku dari masyarakat kita, nah tindakan yang bersangkutan ini tidak mengindahkan norma budaya,” ungkap Azis.

Diketahui, aksi protes menggunakan bikini yang dilakukan Dinar tak mengindahkan norma budaya. Aksi itu dilakukan Dinar di Indonesia, di mana ada norma budaya hingga norma agama yang berlaku di masyarakat.

Baca Juga :  Ranking BWF Tunggal Putra 2022, Jonatan Christi di Posisi Berapa?

Menanggapi hal tersebut, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, cemas negara jadi terlalu mengatur cara masyarakat berpakaian di tempat umum. Teo Reffelsen selaku Pengacara LBH Jakarta beranggapan di kemudian hari bisa negara jadi memaksakan seleranya dalam hal berpakaian kepada masyarakat.

“Lama-lama penjara kita bisa penuh hanya karena orang memakai bikini,” jelas Teo.

Sebagai informasi, adik Dinar yang juga sekaligus asistennya turut dimintai keterangan oleh kepolisian. Sebab, dia yang merekam aksi protes berbikini atas permintaan Dinar.

 

Pewarta: Viska
Editor: Ubaidhillah