Bumbu Dapur Naik, Ini Kata Disdagrin Jombang  | SATUKANAL.COM

Komoditas di pasar Jombang (Anggit/Satukanal)

Satukanal.com, Jombang – Naiknya harga bumbu dapur di Kabupaten Jombang, disebut Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang karena cuaca ekstrim.

Untuk diketahui, Harga komoditas bumbu dapur di Kabupaten Jombang meroket jelang hari raya Idul Adha, pedagang di beberapa pasar tradisional kelimpungan.

Harga bumbu dapur di pasar tradisional di Jombang naik, seperti harga bawang merah dan cabai yang kerap dicari oleh para pedagang makanan maupun ibu rumah tangga guna keperluan dapur.

Termasuk harga cabai yang beberapa hari terakhir juga naik. Kepala Disdagrin Jombang, Hari Oetomo menuturkan bahwa naiknya harga cabai ini disebabkan karena cuaca ekstrem yang membuat para petani gagal panen.

“Gagal panen karena cuaca ekstrim dan berimbas pada stok di pasar yang juga tidak banyak,” ucapnya pada Rabu (29/6/2022).

Terlebih, permintaan konsumsi juga masih tinggi. Hal itu berbanding lurus dengan stok barang bumbu dapur di pasar yang sedikit. Sehingga membuat harga naik.

Baca Juga :  Kata Polresta Mojokerto Soal Anggotanya yang Dikabarkan Digerebek Warga Gegara Selingkuh dengan Istri Tentara

“Seperti harga cabai, rata di semua daerah naik. Kalau di Jombang rata-rata harga per kilogramnya mencapai Rp100 ribuan,” katanya.

Untuk diketahui, seperti yang disampaikan Jaidi, pedagang bumbu dapur di pasar Diwek, Cukir, Jombang mengatakan, harga bawang merah per kilogramnya kini menyentuh angka Rp50 ribu. “Sebelumnya itu sekilonya Rp35 ribu saja,” ucapnya pada Satukanal.com pada Selasa (28/6/2022).

Sama halnya dengan Jaidi, Mukhlis, salah satu pedagang bawang merah di pasar Peterongan, Jombang juga mengatakan hal senada. Dimana, harga bawang merah merangkak naik. “Sekarang harganya per Kilogram sekarang Rp45 ribu. Sebelumnya itu cuma Rp20 ribu,” ujarnya.

Berbeda dengan bawang merah, untuk harga bawang putih juga ikut naik meskipun tidak seperti bawang merah. “Kalau bawang putih per kilogramnya itu Rp35 ribu, sebelumnya cuma Rp15 ribu,” pungkasnya.

Baca Juga :  Harga Tabung Gas LPG Non Subsidi Naik, Agen Kena Dampak

Selain bawang merah, komoditas bumbu dapur yang paling dicari lainnya yaitu cabai, juga ikut naik. Seperti yang terjadi di Pasar Cukir, Diwek, Jombang, harga cabai untuk satu kilogramnya bisa menyentuh Rp100 ribu lebih.

Ryan, pedagang cabai di pasar tersebut menuturkan, bahwa harga cabai ini sejak beberapa hari terakhir memang sudah tinggi dan belum ada tanda-tanda harga akan turun. “Sudah beberapa hari yang lalu,” katanya.

Harga cabai yang naik, disebutnya karena memang dari tempat ia membeli di pasar Induk, Pare, Kediri memang harganya sudah tinggi. Sehingga mau tidak mau, ia harus mengurangi stok cabai di lapaknya.

 

 

 

Pewarta : Anggit Pujie Widodo
Editor: Ubaidhillah