SATUKANAL.COM
Malang
Caption: Kepala BPJS Ketenagakerjaan Malang Raya Widodo dan Kepala Disnaker PMPTSP Kota Malang Arif Tri Sastyawan. Doc: Lutfia/Satukanal.com
BERITA Kanal Highlight Malang Raya

BPJS Ketenagakerjaan Dorong Pemkot Malang Berikan Perlindungan Jaminan Sosial pada Pekerja Rentan

Satukanal.com, Kota Malang – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kota Malang masih harus bekerja keras untuk meningkatkan jumlah pekerja yang terlindungi jaminan sosial.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Malang Raya, Widodo, menyebut pekerja di Kota Malang yang sudah terlindungi BPJS Ketenagakerjaan baru di bawah lima persen.

Angka tersebut, kata Widodo, terbilang relatif kecil, mengingat jumlah angkatan kerja di Kota Malang menurut data dari BPS Kota Malang pada 2021 ada sebanyak 482.172 jiwa.

“Dari data angkatan kerja di Kota Malang baru di bawah lima persen yang terlindungi jaminan sosial ketenagakerjaan. Ini sangat rendah kalau kita katakan daripada kabupaten atau kota lainnya,” ujarnya, Selasa (29/11/2022).

Oleh karenanya, BPJS Ketenagakerjaan terus mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Malang untuk dapat membuat kebijakan yang menjamin perlindungan terhadap pekerja, terlebih kepada Linmas maupun pekerja rentan lainnya.

“Saat ini kami mendorong Pemkot Malang agar perlindungan kepada RT/RW, Linmas, dan pekerja rentan lainnya, untuk sesegera mungkin dilindungi jaminan sosial ketenagakerjaan. Risiko itu tidak bisa ditunda karena bisa kapanpun datang, janhan pas sudah terjadi, baru berpikir untuk memberikan perlindungan sosial,” tutur Widodo.

Apabila para pekerja terlindungi jaminan sosialnya, lanjut Widodo, hal tersebut dapat meringankan tugas pemerintah, terkhusus dalam menyejahterakan rakyatnya.

Tak hanya itu, adanya jaminan tersebut juga bisa mencegah munculnya orang-orang miskin baru yang dikarenakan musibah yang menimpa anggota keluarga pencari nafkah.

“Masyarakat terproteksi, kalau terjadi risiko tidak akan sampai menjadi orang miskin baru, khusunya apabila kecelakaan kerja hingga meninggal dunia,” sebutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker PMPTSP), Arif Tri Sastyawan, menargetkan pekerja di Kota Malang yang terlindungi bisa meningkat lebih dari lima persen.

Untuk itu, pihaknya akan terus mendorong khususnya RT/RW, Linmas, Modin, hingga marbot masjid agar dapat terlindungi oleh BPJS Ketenagakerjaan.

“Perlu ditingkatkan lagi, dan kita perlu mendorong kepada anggota RT/RW, Linmas, Modin, Marbot, dasawisma, dan lain-lain, untuk ikut kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Tidak mahal juga, per bulan hanya sekitar Rp16 ribu, tapi manfaatnya banyak sekali,” jelas Arif.

Pewarta: Lutfia
Editor: U Hadi

Kanal Terkait

Satukanal.com