Berkunjung Ke Pantai Serang Blitar, Surga Bagi Para Wisatawan
May 27, 2022
Pantai Serang

Caption: Suasana sore hari di Pantai Serang Blitar (Doc: Istimewa)

Satukanal.com, Kabupaten Blitar – Jika datang ke Blitar, tak lengkap rasanya jika belum berlibur di Pantai Serang, Desa Serang, Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar.

Selain memiliki hamparan pasir pantai yang indah, pengunjung juga dapat menikmati kecantikan matahari terbenam.

Hal tersebut yang menjadikan Pantai Serang sebagai lokasi wisata sangat favorit, dan menjadi surga bagi para wisatawan yang berlibur dan berkunjung bersama keluarga.

“Tidak menyesal kita datang ke sini, pemandangan pantai yang indah dan kalau pagi atau sore kita bisa menikmati matahari terbit dan tenggelam,” ujar salah satu pengunjung, Dian Widianti, belum lama ini.

Selain itu, lanjut Dian, di pantai ini juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang seperti toilet umum, gazebo, dan fasilitas lainnya sehingga wisatawan merasa nyaman berwisata.

Baca Juga :  HUT ke-57 Lemhanas RI, Gubernur Lemhanas Gelar Upacara Ziarah Kebangsaan di Makam Bungkarno

“Biasanya kan kalau berwisata di pantai itu panas ya, namun di pantai serang ini teduh karena ditanami dengan pohon. Jadi tidak takut lagi terkena teriknya sinar matahari,” tutur warga Surabaya itu.

Kepala Desa Serang, Handoko Pawiro mengatakan, tidak hanya wisata pantai saja yang bisa dinikmati wisatawan di desanya. Para pengunjung juga bisa berwisata sambil melepas liarkan Penyu yang merupakan satwa dilindungi.

“Di Desa Wisata Serang kita punya konservasi penyu, karena pantai ini dijadikan sarang bertelurnya pada setiap musim bertelur tiba. Jika ada penyu yang sudah layak untuk dilepaskan, para pengunjung bisa ikut melepas liarkan,” bebernya.

Baca Juga :  Manfaatkan Momen Lebaran untuk Tambah Penghasilan, Sekuriti di Kota Blitar Ini Raup Cuan dari Produksi Ketupat

Adapun jenis penyu yang dikonsevasi di Pantai Serang ini di antaranya penyu hijau, penyu lekang, dan penyu sisik.

“Pengunjung yang datang juga bisa melihat proses mulai dari bertelurna penyu, menetasnya telur, hingga perawatan sebelum dilepas liarkan,” sebut Handoko.

Handoko mendambahkan, Desa Wisata Serang juga memiliki Goa Kedungkrombang, sebuah gua dengan 103 anak tangga yang berlokasi di tengah permukiman penduduk.

“Pada zaman dahulu gua tersebut dijadikan tempat bertapa oleh pasukan Pangeran Diponegoro, dan prajurit Sudanco Supriyadi pejuang PETA,” pungkas dia.

Pewarta: Bahtiar
Editor: U Hadi