SATUKANAL.COM
Malang
Caption: Guiding block di Kawasan Kayutangan Heritage. Doc: Lutfia/Satukanal.com
BERITA Kanal Highlight Malang Raya

Belum Semua Pedestrian di Kota Malang Terpasang Guiding Block

Satukanal.com, Kota Malang – Guiding block menjadi akses jalan yang sangat penting untuk mempermudah mobilitas pengguna jalan, khususnya kalangan penyandang disabilitas tuna netra.

Guiding block biasanya ditemui di sepanjang pedestrian, yang membedakan ialah tekstur berupa garis lurus panjang dan bulatan-bulatan berfungsi sebagai pemandu bagi kalangan tuna netra.

Berdasarkan pantauan dari Satukanal.com, di Kota Malang telah terpasang banyak guiding block di beberapa pedestrian yang ada. Pada umumnya, guiding block tersebut berwarna gelap maupun kuning terang.

Hanya saja, tidak semua jalur pedestrian memiliki guiding block, dan jika ada maka masih ditemukan beberapa yang mengalami kerusakan seiring dengan rusaknya pedestrian.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, Dandung Djulharjanto, turut merespon terkait persoalan tersebut.

Sebelumnya Dandung menyebut hampir seluruh pedestrian sudah terpasang guiding block. Hal itu sebagai bentuk komitmen Kota Malang menjadi kota yang inklusif.

“Pembangunan di Kota Malang sudah ramah disabilitas. Untuk pedestarian saja sudah kita berikan fasilitas untuk itu, seperti guiding block, karena ada ketentuan dari Kementerian PUPR. Guiding block di pedestrian Kota Malang sendiri sudah sekitar 80-90 persen,” ujar Dandung, Jumat (2/12/2022).

Adapun guiding block yang telah terpasang di beberapa pedestrian seperti di Jalan Ijen, Jalan Bandung tepatnya di sepanjang pedestrian sebrang SPBU, hingga kawasan Koridor Kayutangan Heritage.

Kendati demikian, masih ditemukan beberapa pedestrian yang mengalami kerusakan, dan berimbas pada kurang maksimalnya fungsi guiding block yang ada, seperti di pedestrian Jalan Kertanegara.

Dandung menuturkan, bahwa pedestrian yang mengalami kerusakan akan dilakukan revitalisasi di tahun 2023 mendatang.

“Ada rencana pembenahan guiding block yang ada di pedestrian, akan kita masukkan di 2023 nanti. Untuk titik-titik lokasi pedestrian yang guiding blocknya sudah perlu direvitalisasi akan kita lakukan perbaikan semuanya, untuk memberikan fasilitas kepada difabel,” imbuhnya.

Sementara itu, berdasarkan pengamatan Satukanal.com, hinga saat ini kawasan Alun-alun Bundaran Tugu juga belum dilengkapi dengan guiding block.

Hal itu tentu saja dapat mengurangi nilai Kota Malang sebagai kota yang inklusif.

“Termasuk di Alun-alun Bundaran Tugu salah satu targetnya adalah revitalisasi dari pedestrian yang mengitari alun-alun nanti. Kita akan berikan gasilitas guiding block, termasuk arah masuk ke dalam Tugunya. Saat ini Detail Engineering Design tengah kita buat,” sebut Dandung.

Dandung menambahkan, bahwa baik dari perbaikan maupun penambahan guiding block di pedestrian Kota Malang akan dianggarkan dalam anggaran pemeliharaan jalan.

“Anggaran khusus guiding block itu tidak ada, sehingga masuk dalam anggaran pemeliharaan jalan di peningkatan pedestrian. Jadi pemeliharaan jalan itu terbagi dalam peningkatan jalan sendiri untuk badan jalannya, serta pedestriannya, sehingga guiding block termasuk di dalamnya,” pungkas dia.

Pewarta: Lutfia
Editor: U Hadi

Kanal Terkait

Satukanal.com