Satukanal.com, Blitar – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Blitar memusnahkan 2,15 juta batang rokok ilegal di Lapangan Tembak Yonif 511 Blitar, Kamis (23/6/2022).

Pemusnahan jutaan batang rokok ilegal dilakukan dengan cara dibakar. Potensi kerugian negara dari penyitaan 2,15 juta batang rokok ilegal itu mancapai Rp 1,6 miliar.

Sebanyak 2,15 juta batang rokok ilegal yang dimusnahkan itu hasil penindakan di wilayah kerja Kantor Bea Cukai Blitar selama 2021-2022.

Baca Juga :  Kenalkan Kopi Lokal, Pemkot Blitar Gelar Soekarno Coffee Festival

Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean C Blitar, Akhiyat Mujayin mengatakan sejumlah barang bukti itu hasil penindakan dalam operasi tahun lalu.

Dalam operasi tahun lalu ada tiga kasus yang ditangani KPPBC Tipe Madya Pabean C Blitar. Satu kasus proses penyidikan dilakukan Kanwil DJBC Jawa Timur II dan dua kasus proses penyidikan dilakukan KPPBC Tipe Madya Pabean C Blitar.

“Dari tiga kasus itu kami menyita dua juta lebih batang rokok ilegal dengan potensi kerugian negara mancapai Rp 1,6 miliar,” kata Mujayin.

Baca Juga :  Dampak Cuaca Ekstrim, Harga Bawang Merah di Pasar Legi Kota Blitar Melambung Tinggi

Dikatakannya, KPPBC Tipe Madya Pabean C Blitar juga melakukan operasi penindakan dengan tema Gempur Rokok Ilegal mulai 24 Mei-16 Juni 2022 di wilayahnya.

Dalam operasi penindakan itu, petugas menyita 487.976 batang rokok ilegal dan 1.100 tembakau ilegal dengan potensi kerugian negara sekitar Rp 149 juta.

“Capaian tersebut merupakan hasil sinergi antara Bea Cukai Blitar dengan aparat penegak hukum di wilayah Blitar Raya, Tulungagung, dan Trenggalek,” tutupnya.

 

 

Pewarta: Bahtiar 

Editor: Ubaidhillah