Bangkai Sapi Hanyut Di Sungai, Diduga Terpapar Wabah PMK  | SATUKANAL.COM

Satukanal.com, Jombang – Sebuah bangkai sapi ditemukan hanyut di salah satu Sungai Desa Cukir, Kecamatan Diwek, Jombang.

Hal ini diketahui, setelah warga di sekitar sungai mencium bau busuk yang berasal dari sungai tersebut. Setelah dicek, bau tersebut muncul dari bangkai sapi yang hanyut di sungai.

Diduga, sapi tersebut mati karena terdampak wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang mewabah di Kabupaten Jombang. Menurut penuturan warga sekitar, Fahmi, mengatakan bau busuk yang ditenggarai dari bangkai sapi itu sudah empat hari lamanya.

Baca Juga :  Kata Polresta Mojokerto Soal Anggotanya yang Dikabarkan Digerebek Warga Gegara Selingkuh dengan Istri Tentara

“Sudah empat hari ada bau busuk di sungai. Setelah dicek ternyata ada bangkai sapi di sungai, sebabnya mungkin karena ada bangkai sapi jadi baunya menyengat,” ucapnya pada Sabtu (2/7/2022).

Kondisi bangkai sapi tersebut tersangkut di tumpukan sampah bambu yang ada di sungai. Sehingga bau bangkai sapi bercampur dengan bau sampah dan menyebabkan bau tak sedap.

Hal tersebut membuat ia dan beberapa warga lainnya khawatir, membuat adanya sebaran penyakit lain selain PMK ini.

Baca Juga :  Harga Tabung Gas LPG Non Subsidi Naik, Agen Kena Dampak

“Khawatir sudah pasti. Warga sekitar juga resah karena takutnya yah ada sebaran penyakit. Apalagi sekarang ini wabah PMK menyebar ke hewan ternak,” ungkapnya.

Untuk diketahui, wabah PMK yang menjangkit hewan ternak khususnya sapi di Jombang masih massif. Ribuan sapi milik peternak di Kota Santri terjangkit. Meskipun, vaksin kepada sapi yang terjangkit sudah dilakukan, namun, dosis yang diberikan masih belum cukup.

 

 

 

 

Pewarta: Anggit Pujie Widodo 

Editor: Ubaidhillah