Bahas Sterilisasi Jalur KA Malang Kotalama-Jagalan Dengan PT KAI, DPRD Kota Malang Minta Tenggat Waktu | SATUKANAL.COM
Sterilisasi Jalur KA Malang

Caption: Pertemuan PT KAI dengan pihak DPRD Kota Malang (Foto: Lutfia/Satukanal.com)

Satukanal.com, Kota Malang – DPRD Kota Malang melakukan pertemuan dengan PT KAI untuk membicarakan rencana sterilisasi jalur KA Malang Kotalama-Jagalan yang berdampak pada perumahan warga di RT 9/RW 7 Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Klojen, Kota Malang.

PT KAI sendiri telah merencanakan sterilisasi pemukiman warga di jalur KA Malang Kotalama-Jagalan pada 20-21 Juli 2022. Sementara sosialisasi kepada warga akan dilakukan pada 28-30 Juni 2022.

Keputusan PT KAI ini dinilai Ketua DPRD Kota Malang I Made Riandiana Kartika terlalu memberatkan warga, terlebih perihal timeline yang terlalu pendek.

Made pun berharap setidaknya sterilisasi dilakukan PT KAI setelah Bulan Agustus, supaya warga dapat mempersiapkan diri.

Baca Juga :  Geliat Kampung Warna Warni Jodipan Malang Bangkit Usai Dihantam Pandemi Covid-19

“Masyarakat menyampaikan kalau ini terlalu mendadak, apalagi pasca Covid-19. Paling tidak penertiban dilakukan setelah Bulan Agustus atau di Bulan September,” jelas Made saat ditemui usai melakukan rapat pertemuan dengan PT KAI, Rabu (29/6/2022).

Pemberian tenggat waktu setelah Agustus, lanjut Made, bertujuan memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk melakukan pemulihan ekonomi pada bulan Juli mendatang.

Made pun tak ingin pada bulan kemerdekaan Republik Indonesia justru diwarnai dengan adanya warga yang kehilangan rumahnya, meskipun lahan tersebut bukanlah hak mereka.

Baca Juga :  AIABI Gelar Kongres dan Seminar Nasional di FIA Universitas Brawijaya, Salah Satu Agenda Pilih Ketum Baru!

“Biarkan Bulan Juli masyarakat melakukan pemulihan ekonomi, dan Agustus kan kita rayakan kemerdekaan. Nanti kita sampaikan kepada tim kalau bisa setelah Bulan Agustus, setelah anak mereka sekolah,” harap Made.

Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif menuturkan, keputusan mengenai permintaan DPRD Kota Malang berkaitan dengan tenggat waktu tersebut sepenuhnya diserahkan kepada tim yang terdiri atas Pemkot Malang hingga warga setempat.

“PT KAI ditugaskan negara untuk memberikan layanan jasa transportasi yang aman. Semua rencana (termasuk tenggat waktu) akan diserahkan kepada keputusan tim,” sebut Luqman.

Pewarta: Lutfia
Editor: U Hadi