Awan Merah Dan Kilatan-Kilatan Cahaya Di Gunung Arjuno, Analisa BMKG: Fenomena Optik Atmosfer | SATUKANAL.COM
May 27, 2022

Kilatan yang muncul di balik awan panas yang membuat heboh warga Malang dan Mojokerto. (foto: akun twitter @nyeongciw)

satukanal.com, Malang – Beredar di lini massa berbagai media sosial perihal gumpalan awan merah yang di dalamnya ada kilatan cahaya dan petir.

foto: akun twitter : @infomjkt

Berbagai spekulasi muncul di balik fenomena tersebut. Semisal twitter @ipul_nef yang memampang video kilatan cahaya tersebut dengan narasi: ‘Info Gunung Arjuno‘. Lalu, @nyeongciw: ‘Gunung Arjuno, 13 Desember 2021. 18.11WIB. Semoga gak ada apa-apa sama gunung muda ini (sebelahnya Semeru)’.

Menurut Teguh, warna kemerahan pada awan dan langit di sekitarnya dikarenakan adanya pembiasan cahaya matahari oleh partikel-partikel yang ada di atmosfer, sehingga menghasilkan energi yang rendah  gelombang panjang dan memunculkan warna kemerahan. “Semakin rendah posisi matahari dari garis cakrawala, maka semakin rendah pula cahaya merah yang dicapai,”  katanya.

Baca Juga :  Heboh Fenomena Waterspout di Bali, BMKG Himbau Nelayan Menjauh

Fenomena langit kemerahan ini, lanjut Teguh, biasanya terjadi pada sore menjelang malam hari.
Pada sore menjelang malam teramati dari radar BMKG Juanda terpantau banyak pertumbuhan awan Cumulonimbus di sekitar lokasi pada video. Awan Cumulonimbus, menurut Teguh, satu-satunya jenis awan yang dapat menghasilkan petir.

“Sambaran kilat dari awan ini menambah cahaya kemerahan dari langit tsb. Diharapkan masyarakat agar tidak panik. Tetap selalu memantau dan mencari informasi yang valid sehingga terhindar dari isu2 yang tdk bertanggung jawab,” pungkasnya. (danu)

Baca Juga :  Onew SHINee Kembali di YouTube Kimbab Family