Awali Musim Giling Tebu, PG RMI Blitar Gelar Tradisi Temanten Tebu | SATUKANAL.COM

Prosesi manten Tebu di Pabrik Gula RMI Blitar (Bahtiar)

Satukanal.com, Blitar – Pabrik Gula PT Rejoso Manis Indo (RMI) Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar, menggelar tradisi Temanten Tebu. Tradisi ini, bertujuan untuk  menandai dibukanya pengilingan dan mengeratkan kembali hubungan antara pabrik dan petani.

Factory Manager PT RMI Heru Widarmanto mengatakan, seperti layaknya pengantin, tebu yang dinikahkan dalam tradisi manten tebu diibaratkan sebagai pabrik dan petani tebu. Keduanya diharapkan memiliki  hubungan saling memberi dan menerima,  demi kelangsungan berjalannya produksi di pabrik tebu selanjutnya.

“Ini adalah simbolis. Keduanya mengikat satu hubungan. Ini seperti kita dengan petani. Kita ingin mengikat dan membina hubungan seperti hubungan rumah tangga. Kami berharap hubungan ini berlangsung dalam jangka panjang untuk keberlangsungan pabrik gula,” kata Factory Manager PT RMI

Baca Juga :  Ratusan Sapi di Kota Blitar Disuntik Vaksin PMK Tahap Dua

Tradisi manten tebu tahun ini merupakan yang kedua kalinya digelar oleh pabrik gula PT RMI. Dua batang tebu dinikahkan dengan prosesi adat Jawa.

Setelah prosesi temu manten dua batang tebu diarak di sekitar pabrik sebelum masuk ke penggilingan. Kedua batang tebu yang dijadikan pengantin tersebut merupakan batang tebu pertama yang masuk ke penggilingan pada musim giling tahun ini.

Selanjutnya, baru truk-truk pengangkut tebu berjajar untuk memasukkan tebu ke penggilingan.

Baca Juga :  Sambut HUT RI Ke 77 Tahun, Pemkot Blitar Menggelar Lomba Baris Berbaris Tingkat SD

Heri menambahkan, tahun ini pabrik gula PT RMI menargetkan memproduksi 1,1 jt ton tebu dengan rendeman 8.14 persen sampai 8.20 persen. Dengan target output 90 ribu ton gula.

“Ini tebu dari petani di Kediri, Malang dan Blitar. Paling banyak dari Blitar. Target output 90 ribu ton untuk tahun ini. Sedangkan pada 2021 kita mencapai 67 ribu ton,” tutupnya.

 

 

Pewarta: Bahtiar
Editor: Ubaidhillah