Arab Saudi Berlakukan Swab PCR 72 Jam Sebelum Keberangkatan Jemaah Haji
Arab Saudi

Ilustrasi jemaah haji dan umroh (Foto: Pixabay.com)

Satukanal.com, Nasional– Otoritas Arab Saudi mensyaratkan untuk seluruh jemaah haji agar menunjukkan hasil tes PCR 72 jam sebelum keberangkatan. Hal ini disampaikan oleh Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes Budi Sylvana.

“Ini perlu diinfokan kepada seluruh jemaah dan petugas di lapangan bahwa hasil PCR itu harus sudah keluar 72 jam sebelum jemaah berangkat,” kata Budi dalam konferensi pers secara 0virtual, Kamis (02/06/2022).

Ia juga menyebutkan jika dalam kurun waktu 72 jam tersebut hasil tes PCR calon jemaah haji belum diterima maka tidak bisa diberangkatkan. Dengan demikian, maka waktu penyampaian hasil tes dan pemeriksaan pun harus benar-benar diperhitungkan.

Baca Juga :  Cara Daftar Subsidi Tepat MyPertamina untuk Pembelian Pertalite dan Solar

“Untuk itu, waktu ini sangat harus kita perhitungkan oleh petugas dalam menyampaikan terkait dengan waktu pemeriksaan PCR,” ujarnya.

Lebih lanjut, Budi menyebut bahwa hingga saat ini, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap total 100.051 calon jemaah haji. Hasilnya, sebanyak 95,7 persen calon jemaah sudah memenuhi syarat pemberangkatan haji.

Selain itu disebutkannya, ada sebanyak 95 persen calon jemaah haji yang sudah mendapatkan vaksinasi Covi-19 dosis lengkap. Kemudian, 95,7 persen calon jemaah juga sudah mendapatkan vaksinasi meningitis.

Baca Juga :  Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 40 Dibuka Lagi, Cek www.prakerja.go.id Untuk Daftar!

“Jika pada saatnya nanti ada jemaah yang belum memenuhi persyaratan ini (vaksin meningitis), kemungkinan memang tidak bisa diberangkatkan karena ini adalah sifatnya mandatory dari pihak Saudi,” ucap dia. (adinda)