SATUKANAL.COM
Maia Estianty
ilustrasi seseorang yang mengalami GERD (Foto: Pixabay.com)
BERITA Hiburan Kanal Viral Kanal Viral

Apa Saja Gejala Umum GERD seperti yang Dialami Maia Estianty?

Satukanal.com, Nasional– Nama Maia Estianty menjadi trending topic di Google hari ini (28/03/2022). Hal tersebut lantaran publik figur kelahiran tahun 1984 dilarikan ke rumah sakit akibat penyakit GERD atau asam lambung yang dideritanya.

Kabar tersbeut juga diketahui melalui unggahan akun Instagram pribadi Maia Estianty @maiaestiantyreal, pada tanggal 27 Maret kemarin. Pada unggahan Maia Estianty menuliskan bahwa ini pertama kalinya dia mengalami GERD, yang kemudian dilarikan ke rumah sakit oleh Dul Jaelani.

Gastroesophageal reflux disease yang biasa disebut GERD atau naiknya asam lambung ke tenggorokan adalah suatu keadaan ketika cairan di lambung berbalik naik ke kerongkongan. Cairan tersebut dapat memicu peradangan dan mengiritasi lapisan dalam kerongkongan.

Dilansir dari Healthline.com, Gastroesophageal Reflux Disease disingkat GERD, merupakan penyakit kronis dan berbahaya apabila tidak ditangani oleh dokter atau mengubah pola hidup yang menyebabkan GERD.

Lantas, apa saja gejala yang umum terjadi saat seseorang mengalami GERD? Simak penjelasan dibawah ini:

Gejala GERD yang Umum Terjadi

Gejala yang biasa terjadi saat asam lambung naik adalah rasa asam atau pahit di mulut dan sensasi perih atau panas terbakar di dada dan ulu hati. Kedua gejala ini biasanya akan semakin memburuk saat penderita membungkuk, berbaring, atau setelah makan.

Selain mulut terasa asam dan nyeri ulu hati, gejala lain yang juga dapat menyertai GERD adalah:

  • Kesulitan menelan atau perasaan seperti ada benjolan di tenggorokan.
  • Gangguan pernapasan, seperti batuk-batuk dan sesak napas.
  • Orang yang memiliki penyakit asma akan sering kambuh ketika gejala GERD kumat.
  • Suara serak.
  • Mual dan muntah.
  • Sakit tenggorokan.
  • Keluarnya isi lambung tanpa disadari.
  • Gangguan tidur.
  • Kerusakan gigi karena sering terkena asam lambung.
  • Bau mulut.

Penting untuk diketahui bahwa gejala GERD terkadang disalahartikan dengan serangan jantung, karena keduanya sama-sama menimbulkan sensasi perih di dada dan nyeri ulu hati. Akan tetapi, gejala kedua peyakit ini bisa dibedakan.

Nyeri ulu hati atau nyeri dada karena serangan jantung biasanya dirasakan sangat berat, menjalar hingga ke lengan, leher, atau rahang, dan biasanya muncul setelah melakukan aktivitas fisik.

Sedangkan nyeri ulu hati karena gejala GERD umumnya disertai adanya rasa asam pada mulut, tidak diperparah oleh aktivitas fisik, tidak menyebar hingga ke lengan atau leher, dan dirasakan semakin berat saat berbaring.

Cara Mengatasi GERD

Guna mengatasi gejala GERD, Anda bisa mengonsumsi obat-obatan golongan berikut ini, yaitu antasida, h-2 receptor blockers, seperti cimetidine, famotidine, dan ranitidine, serta proton pump inhibitors (PPIs), seperti lansoprazole dan omeprazole.

Untuk menentukan jenis obat mana yang cocok dan tepat digunakan untuk mengobati penyakit GERD, Anda perlu berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu.

Di samping mengonsumsi beberapa obat di atas, melakukan perubahan gaya hidup juga penting dilakukan supaya gejala GERD tidak kambuh kembali. Perubahan yang dimaksud adalah:

  • Menurunkan berat badan, jika memiliki berat badan yang berlebih.
  • Tidak merokok.
  • Meninggikan kepala saat tidur.
  • Tidak berbaring atau tidur setidaknya dalam waktu 2 hingga 3 jam setelah makan.
  • Menghindari makanan atau minuman yang memicu asam lambung naik, seperti alkohol, susu, makanan yang pedas dan berlemak, cokelat, mint, dan kopi.
  • Tidak mengenakan pakaian yang terlalu ketat.

Sebenarnya, setiap orang bisa mengalami gejala asam lambung naik, terutama setelah makan dalam jumlah yang banyak, makan pada larut malam, atau mengonsumsi makanan yang memicu produksi asam lambung. Asam lambung naik baru dikatakan sebagai penyakit jika gejala tersebut muncul paling tidak 2 kali dalam seminggu.

Agar tidak menimbulkan komplikasi yang lebih parah, penting untuk mengenali gejala GERD dan lakukan langkah penanganan sejak dini untuk mengatasinya. Namun Anda perlu segera berkonsultasi ke dokter jika gejala GERD terjadi secara terus menerus dan tidak kunjung membaik. (Adinda)

Kanal Terkait

Satukanal.com