Apa Itu Strict Parents? Istilah Anak Muda Sekarang Untuk Menyebut Orang Tua Yang Ketat
Apa Itu Strict Parents

Ilustrasi orang tua yang sedang memarahi anaknya (Foto: Freepik)

Satukanal.com, Nasional– Apa Itu Strict Parents? Istilah strict parents mungkin kerap kita dengar saat ini. Istilah ini banyak digunakan oleh anak muda sekarang untuk menceritakan perlakuan orang tua yang sulit memberikan izin terhadap mereka .

Tak jarang, saat bercerita bahwa mereka tak mudah mendapatkan izin keluar dengan teman-temannya. Mereka akan menggunakan istilah strict parents untuk menyebut orang tuanya. Lantas, bagaimana sebenarnya arti dari istilah strict parents? Bagaimana pula ciri-cirinya serta dampanya pada anak-anak? Simak ulasannya di bawah ini.

Apa itu strict parents?

Untuk menjawab pertanyaan, Apa Itu Strict Parents? Berikut penjelasannya.

Secara umum, strict parents adalah orang tua yang memberikan pola asuh yang ketat, menempatkan standar, dan memberikan tuntunan yang tinggi bangi anak-anak mereka. Sedangkan, dalam psikolog, orangtua dengan pola asuh yang ketat disebut juga strict parents.

Seperti yang dikutip dari laman News Delivers, menurut jurnal American Psychological Association, orang tua yang ketat atau strict parents adalah orang tua yang memberikan pola asuh yang ketat, menempatkan standar, dan memberikan tuntutan yang tinggi bagi anak-anak mereka.

Sementara itu, melansir dari Cambridge Dictionary, kata strict memiliki beberapa pengertian. Pertama, strict artinya secara keras membatasi kebebasan seseorang untuk bersikap atau cenderung menghukum dengan keras apabila seseorang tidak patuh.

Kata tersebut juga dapat didefinisikan sebagai seseorang yang mengikuti peraturan atau suatu paham/prinsip dengan sangat ketat/taat. Dalam kamus Merriam Webster, strict juga bisa bermakna sangat ketat atau kaku.

Baca Juga :  Retinol Jadi Kandungan Skincare yang Populer, Kenali Manfaat, Fungsi dan Cara Penggunaannya!

Dengan demikian, dapat ditarik kesimpulan bahwa strict parents artinya adalah orang tua yang ketat, kaku, atau secara keras membatasi anak dalam bersikap atau juga menghukum dengan keras apabila tidak menurut.

Adapun dengan standar dan tuntunan yang tinggi pada anak, membuat pola asuh anak pun juga akan berbeda. Apabila orangtua memberikan standar tinggi dengan dukungan yang hangat serta responsif kepada anak-anak, itu menjadi pola asuh yang berwibawa.

Adapun, jika orang tua memaksakan tuntutan dan standar yang tinggi yang disertai dengan dukungan dan kasih sayang, maka dapat membuat anak merasa termotivasi. Namun jika sebaliknya, ketika orang tua menuntut secara paksa tanpa disertai perhatian, tentu akan membuat anak sulit berkembang. Itulah penjelasan mengenai Apa Itu Strict Parents.

Ciri-ciri strict parents

Setelah memahami Apa Itu Strict Parents, tentunya akan menambah pemahaman mengenai strict parents. Tak hanya itu, strict parents juga memiliki beberapa karakteristik. Lantas, seperti yang dilansir laman Parenting for Brain, berikut merupakan ciri-ciri strict parents:

  • Memiliki banyak aturan yang ketat dan harus dipatuhi oleh anak.
  • Menuntut dan memaksa anak mereka untuk mematuhi harapan mereka secara membabi buta.
  • Tidak mengizinkan anak mereka untuk mempertanyakan otoritas orang tua.
  • Menghukum dengan berat karena melanggar aturan apa pun.
  • Bersikap dingin dan tidak responsif terhadap anak-anaknya.
  • Suka menggunakan kata-kata yang mempermalukan dan kasar.
  • Tidak mengizinkan anak mereka untuk ikut serta dalam mengambil keputusan.
  • Memiliki harapan yang terlalu tinggi dan cenderung tidak realistis.
  • Tidak menoleransi kesalahan anak.
  • Orang tua yang bersikap selalu benar di depan anak-anaknya.
Baca Juga :  Resep Chicken Katsu Ala Restoran, Mudah Dibuat Sendiri di Rumah!

Dampak Pengasuhan Strict Parents

Setelah mengetahui Apa Itu Strict Parents, berikut ini beberapa dampak buruk dari strict parents atau pola asuh orang tua yang terlalu ketat bagi anak-anak dilansir dari laman Aha Parenting:

  • Membuat anak- anak kehilangan kesempatan untuk menginternalisasi disiplin diri dan tanggung jawab
  • Mengajarkan anak-anak untuk menggertak. Hal ini lantaran adanya pola asuh yang otoriter, mengekang tanpa empati, dan perilaku didasari karena rasa ketakutan
  • Anak cenderung mudah marah dan depresi Lantaran anak-anak yang dibesarkan dengan terlalu disiplin dan kerap diberi hukuman
  • Mengajarkan anak-anak bahwa kekuasaan akan selalu benar. Mereka belajar patuh, namun tidak diajarkan untuk berpikir untuk mereka sendiri
  • Anak-anak yang dibesarkan dengan pola asuh yang keras cenderung menjadi seorang yang pemberontak.
  • Anak dengan pola asuh yang ketat dapat menjadi seorang pembohong yang hebat
  • Dapat merusak hubungan antara orang tua dan anak-anak mereka.

Nah, itulah penjelasan mengenai apa itu Strict Parents serta penjelasan mengenai ciri-cirinya. Dijelaskan pula mengenai dampak buruk bagi anak-anak yang mendapat pola asuh Strict Parents. Utntuk itu, sebaiknya besarkan anak dengan pola asuh suportif pada anak sehingga membuat anak menjadi termitivasi untuk berkembang.

 

(Adinda)