SATUKANAL.COM
Ridwan Kamil
Emmeril Khan anak sulung Ridwan Kamil disalah satu postingan medsos ya (Foto: IG @emmerilkhan)
Kanal Peristiwa BERITA Nasional Trending

Belum Ada Kabar Mengenai Pencarian Anak Ridwan Kamil yang Hilang, Berikut Fakta Sungai Aare Swiss

Satukanal.com, Nasional— Kabar yang disampaikan oleh pihak keluarga langsung perihal musibah yang mengenai anak kandung Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Barat yang hilang terseret aliran sungai Aare di Swiss hingga kini belum ada kabar lanjut perihal pencariannya.

Diketahui Emmeril Khan Mumtadz yang merupakan anak sulung dari Ridwan Kamil dikabarkan bilang pada Kamis (26/5/2022) waktu setempat yang hingga kini masih dalam proses pencarian secara terus-menerus belum membuahkan hasil.

Hingga saat ini, pihak keluarga bersama dengan tim SAR setempat masih mencari Eril yang masih belum diketahui keberadaannya. Seluruh lapisan masyarakat berharap semoga pencarian segera membuahkan hasil dan dapat menemukan anak dari Ridwan Kamil dengan selamat.

Dilansir suara.com Emmeril Kahn Mumtadz merupakan anak pertama dari pasangan Ridwan Kamil dan Atalia Praratya, serta memiliki adik bernama Camillia Laetitia Azzahra. Eril lahir tanggal 25 Juni 1999 di New York, Amerika Serikat. Pada saat itu, Ridwan Kamil sedang menempuh pendidikan S2-nya di University of California, Berkeley.

Fakta Sungai Aare Swiss, Lokasi Hilangnya Anak Ridwan Kamil

Selain itu tempat kejadian terseretnya Eril di Sungai Aare Swiss yang menyebabkan hilangnya Eril ternyata menyimpan beberapa fakta yang cukup mengujutkan, berikut kami sajikan beberapa fakta Sungai Aare Swiss dari hasil himpunan berbagai informasi:

1. Sungai Aare merupakan sungai terpanjang di Swiss

Aare menjadi sungai terpanjang di Swiss lantaran memiliki panjang sungai yang mencapai 281,5 kilometer. Dataran tinggi Pegunungan Alphen di wilayah Bern adalah hulu dari aliran Aare yang bermuara hingga ke Sungai Rhein. Seluruh aliran Sungai Aare ini masih berada dalam wilayah otoritas Swiss

2. Tempat berenang warga

Sungai digemari oleh masyarakat setempat untuk dijadikan tempat berenang, kegemaran berenang di Sungai Aare ini bahkan menjadi tradisi bagi warga Swiss hingga wisatawan mancanegara pun menyorotinya. Bahkan Pada 2017, UNESCO menetapkan bahwa berenang di Sungai Aaree masuk dalam daftar tradisi, dan karenanya merupakan bagian dari warisan budaya takbenda Swiss.

3. Memiliki warna air hijau tosca

Aare memiliki aliran air yang berwarna hijau tosca lantaran kualitas air yang masih tergolong sangat baik, kualitas sangat baik tersebut hasil dari klasifikasi oleh Uni Eropa pada tahun 2016 silam.

4. Menjadi sumber energi

Sungai Aare sempat menjadi sumber energi untuk keperluan kereta gantung Marzilibhan pada tahun 1885 hingga 1973. Air Sungai Aaree dimanfaatkan untuk mengisi sebuah tangki air yang berada di bawah kereta gantung di stasiun puncak. Karena beratnya air, kereta yang berada di atas akan meluncur ke bawah sementara yang ada di bawah akan tertarik menuju ke atas. Kereta itu memiliki rute distrik Marzili di sebelah sungai Aaree dengan Gedung Parlemen dan pusat kota Bern.

5. Sempat ada insiden yang terjadi

Aliran Sungai Aare memang memiliki daya tarik yang tinggi untuk wisatawan lokal maupun mancanegara, tetapi aliran sungai ini cukup menyimpan sesuatu yang berbahaya. Agustus 2015 dua orang wanita tewas di sungai itu saat sedang melakukan arung jeram. Keduanya masing-masing adalah warga Swiss dan warga Spanyol. Aliran sungai itu sering kali membawa hanyut para warga yang sedang beraktivitas di sungai itu. (ali/adinda)

Kanal Terkait

Satukanal.com