5 Pegawai Terpapar Covid-19, Kantor Imigrasi Malang Ditutup Sementara | SATUKANAL.COM
May 22, 2022
Kantor Imigrasi Malang

Karena sejumlah karyawan terpapar Covid-19, pelayanan Kantor Imigrasi Malang dihentikan sementara waktu. (foto: dokumentasi Kantor Imigrasi Malang)

Satukanal.com, Malang – Kantor Imigrasi Malang sementara waktu menghentikan aktivitas pelayanan kepada masyarakat, menyusul 5 orang karyawannya dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

Kasi Informasi Teknologi Keimigrasian Kantor Imigrasi Malang Joko Widodo mengatakan,  5 orang karyawan Kantor Imigrasi Malang yang terpapar Virus Corona saat ini tengah menjalani isolasi mandiri. Para pasien tersebut dilaporkan ada yang mengalami gejala ringan dan tanpa gejala.

“Dengan mempertimbangkan adanya lima karyawan yang dinyatakan positif, kantor kita tutup,” kata Joko, Senin (31/1/2022).

Menurut Joko, penutupan sementara layanan keimigrasian dilakukan mulai 31 Januari hingga 1 Februari 2022. Sedangkan pada 2 Februari 2022, rencananya seluruh karyawan Kantor Imigrasi Malang menjalani tes antigen untuk melacak penyebaran virus corona. “Tracing swab antigen pada seluruh karyawan akan dilakukan pada 2 Februari 2022,” ujarnya

Selama Kantor Imigrasi Malang ditutup, lanjutnya, para karyawan akan melaksanakan work from home (WFH). Selain itu, ruangan yang ada pada kantor tersebut juga akan dilakukan sterilisasi dengan menyemprotkan desinfektan.

Lebih lanjut, dia menghimbau masyarakat yang melakukan permohonan layanan keimigrasian pada 31 Januari 2022 akan dilayani pada 2 Februari. Seluruh layanan keimigrasian yang seharusnya dilakukan pada 31 Januari akan dijadwal ulang pada 2 Februari 2022.

“Kepada pemohon pelayanan keimigrasian yang sudah mendapatkan antrean pada tanggal 31 Januari, akan dilayani pada hari Rabu, 2 Februari 2022, termasuk yang sudah melakukan pembayaran akan dijadwalkan ulang,” katanya.

Kasus konfirmasi positif COVID-19 di Kota Malang mengalami lonjakan sejak 18 Januari 2022. Tercatat, hingga Selasa (1/2/2022) berdasar data Pemerintah Provinsi Jawa Timur, di wilayah Kota Malang ada 16.025 kasus konfirmasi positif COVID-19, dengan kasus aktif 260 kasus. Dari total itu, 14.632 orang dilaporkan telah sembuh, 1.133 orang dinyatakan meninggal dunia. (suara.com/John)