SATUKANAL.COM
Malang
Caption: Warga Kota Malang mengurus IKD di mobil keliling Dispendukcapil Kota Malang belum lama ini. Doc: Lutfia/Satukanal.com
BERITA Kanal Highlight Malang Raya

40 Persen Warga Kota Malang Sudah Miliki Identitas Kependudukan Digital

Satukanal.com, Kota Malang – Warga Kota Malang yang telah memiliki Identitas Kependudukan Digital (IKD) telah mencapai 30-40 persen.

Melalui IKD, masyarakat dapat mudah mengakses dokumen kependudukan melalui aplikasi di ponsel masinng-masing.

“Jadi kita yang sudah punya E-KTP, kita bisa memasukkan KTP itu ke dalam aplikasi, dan di dalam aplikasinya itu dokumen-dokumen kependudukan bisa langsung diakses. Misal kalau kita berpergian, lupa tidak bawa KTP, kita bisa langsung mengakses aplikasinya. Kedepannya juga BPJS bisa masuk di dalam aplikasi IKD itu,” jelas Administrator Kependudukan Database Dispendukcapil Kota Malang, Asteria Sri Susetyowati, Sabtu (21/1/2023).

Aster menjelaskan, IKD sudah diterapkan secara serentak di Indonesia sejak akhir tahun 2022 lalu. Setelahnya Dispendukcapil Kota Malang gencar melakukan sosialisasi terkait IKD ke beberapa kelurahan, lembaga, hingga melalui event.

Baca Juga :  Geruduk Kantor Arema, Demo Aremania Berujung Ricuh

“Secara keseluruhan yang mengurus IKD antara 30-40 pesen, kemarin di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) yang mengurus terbanyak, ada ribuan,” lanjutnya.

Salah satu keuntungan yang didapat dari IKD, sebut Aster, seperti masyarakat tidak perlu lagi membawa KTP secara fisik, sebab telah terkoneksi dengan aplikasi.

Aster melanjutkan, hadirnya IKD juga diharapkan dapat terintegrasi dengan lembaga pemerintahan, sehingga mempermudah administrasi hingga pembuktian identitas.

“Intinya memudahkan masyarakat, yang jelas dengan program IKD ini juga terintegrasi dengan lembaga-lembaga, sehingga kita link di situ. Kedepannya saya yakin sudah paperless, tidak perlu pakai fotocopy KTP atau KK,” jelasnya.

Baca Juga :  Respon Kerusuhan di Kantor Arema, Ketua DPRD Kota Malang: Jangan Sampai Ada Penumpang Gelap!

Cara mengurus IKD pun cukup mudah. Sesuai Permendagri No 71 tahun 2022 Bab 3 pasal 18 mengenai Penyelenggaraan Identitas Kependudukan Digital, persyaratan yang dibutuhkan yakni memiliki ponsel dan E-KTP fisik, atau belum pernah memiliki E-KTP namun sudah melakukan perekaman.

“Cara mengurusnya cukup datang ke Dispendukcapil, bawa E-KTP, nanti kita bantu prosesnya. Tapi untuk sementara ini aplikasi IKD masih di OS Android, belum tersedia di IOS, ke depannya bisa didapatkan di IOS juga. Mengurus IKD juga tidak memakan waktu lama, cukup lima menit,” beber Aster.

Pewarta: Lutfia
Editor: U Hadi

Kanal Terkait

Satukanal.com