4 Bagian Daging Sapi Yang Cocok Dibuat Rawon | SATUKANAL.COM
May 22, 2022
daging rawon

Ilustrasi rawon khas jawa timur

Satukanal.comNasional – Rawon merupakan masakan khas Jawa Timur yang dibuat dari potongan daging dan aneka rempah. Daging yang umum digunakan untuk membuat rawon adalah daging sapi.

Namun demikian harus kamu ketahui bahwa tidak semua bagian dari daging sapi itu cocok dimasak menjadi rawon.

Lantas daging sapi bagian mana yang cocok dibuat rawon? simak selengkapnya.

1. Sengkel

Sengkel merupakan daging yang berasal dari bagian depan kaki sapi. Daging sapi ini sering digunakan sebagai bahan utama untuk membuat rawon. Daging sengkel memiliki sedikit lemak dan tekstur yang keras. Itu sebabnya, membutuhkan durasi cukup lama untuk membuat rawon menggunakan sengkel.

2. Sirloin

Sirloin yang merupakan daging sapi khas luar cocok untuk rawon. Hal ini dikarenakan sirloin memiliki sedikit lemak, sehingga cocok untuk diolah menjadi rawon.Pasalnya kalau masak terlalu lama, daging akan melembut dan nantinya bisa hancur. Jika dibandingkan dengan tenderloin, sebaiknya menggunakan sirloin saja yang masih ada lemaknya

Baca Juga :  Jadwal Perebutan Perunggu SEA Games 2021, Timnas Indonesia Vs Malaysia

3. Brisket

Brisket atau sandung lamur bisa kamu olah menjadi rawon. Bagian daging sapi ini bisa lebih cepat empuk dan matang saat diolah menjadi rawon. Selain itu, Brisket bisa dipotong sesuai ukuran yang diinginkan. Pastikan untuk memotongnya berlawanan arah serat agar lebih cepat matang.

4. Iga

Selanjutnya, kamu juga bisa membuat rawon menggunakan bagian iga sapi, seperti saran dari kedua koki profesional tersebut. Sama seperti sengkel, membuat rawon menggunakan iga juga membutuhkan durasi masak lama agar bisa empuk.

Kamu dapat menyesuaikan potongan dan jumlah iga yang akan diolah menjadi rawon. Semakin kecil potongan dan jumlah iga, durasi memasak rawon akan semakin cepat, sekitar satu hingga dua jam.

Tips memasak rawon agar terasa lebih nikmat

  1. Gunakan daging sapi yang tepat
  2. Rebus daging sapi dengan tiga lembar daun jeruk, biarkan selama 15 menit, lalu tiriskan. Ini bisa membuat daging lebih beraroma
  3. Pada rebusan kedua, tambahkan sedikit cuka ke dalam air rebusan. Pastikan airnya baru, supaya bisa mempercepat daging biar empuk dan gak alot
  4. Jangan buang air bekas rebusan demi mendapatkan kaldu yang nikmat. Saring kaldu sampai bersih, lalu rebus kembali dengan bawang putih dan daun bawang
  5. Hindari menggunakan bumbu instan, meski terasa lebih mudah praktis, karena bisa membuat aroma dan rasa rawon jadi kurang sedap
  6. Pilih keluak yang sudah tua
  7. Lalu Tumbuk hingga kulitnya terlepas, lalu seduh dengan air hangat sampai benar-benar larut
  8. Selain kaldu, bumbu juga jadi kunci utama kenikmatan rawon. Pastikan bumbu ditumis hingga matang dan berminyak, biar gak bau langu
  9. Campurkan bumbu saat kaldu sudah benar-benar mendidih, baru masukkan potongan daging, agar tingkat kematangan keduanya seimbang.
Baca Juga :  Sea Games 2021: Vietnam Ditahan Tim Kuda Hitam, Indonesia Harus Waspada, Timor Leste Kembali Merana

 

 

Editor : Naviska